Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sebelum Berpulang, CBS Sempat Ingin Jalan-jalan ke Kota Gianyar

I Dewa Gede Rastana • Selasa, 27 Juni 2023 | 21:54 WIB
Tjokorda Budi Suryawan (CBS) yang merupakan politisi senior Partai Golkar semasa hidupnya.
Tjokorda Budi Suryawan (CBS) yang merupakan politisi senior Partai Golkar semasa hidupnya.

GIANYAR, BALI EXPRESS - Tjokorda Budi Suryawan merupakan Bupati Gianyar periode 1993-2003. Ia dijuluki Bapak Pembangunan karena memiliki jasa besar dalam pembangunan Gianyar dan memiliki banyak ide-ide cemerlang dalam meningkatkan laju perekonomian di wilayah Kabupaten Gianyar.

Tjokorda Budi Suryawan yang dikenal dengan CBS ia lah sosok yang mencetuskan ide untuk membangun Pasar Gianyar, Stadion Kapten Dipta, Balai Budaya Gianyar hingga Bypass Dharma Giri.

Ia memiliki tiga orang putra, dimana anak pertamanya tinggal di Jepang dan berprofesi sebagai Manajer Hotel. Kemudian anak keduanya merupakan seorang dosen bidang ekonomi di Universitas Ngurah Rai. Dan anak ketiganya Tjokorda Putra Teja Kusuma berkecimpung di dunia bisnis mulai dari clothing brand, garmen, hingga supplier bahan bangunan. CBS juga pernah menjadi calon Gubernur Bali dengan slogan CBS (Cerdas, Berbudaya dan Sejahtera).

Namun kini CBS telah berpulang. Ia menghembuskan nafas terakhir Selasa pagi (27/6) sekitar pukul 07.15 WITA. Menurut sang istri, Tjokorda Istri Putra Anitawati, CBS meninggal dunia sesaat setelaah mandi di kediamannya Puri Mahasari, Ubud, Gianyar.

Sebelum pergi meninggalkan keluarga untuk selama-lamanya, CBS sempat memuji pembangunan Gianyar belakangan ini. Bahkan mantan bupati yang dikenal humble itu sempat menyampaikan keinginannya untuk jalan-jalan ke Kota Gianyar untuk sekadar berjalan-jalan bersama cucunya. Terlebih kini Kota Gianyar telah disulap dengan ratusan cahaya lampu kota, dan Alun-alun Gianyar pun kini sangat indah.

"Bapak (almarhum CBS) sangat ingin  jalan-jalan ke Kota Gianyar, keinginan itu sempat disampaikan kepada anak-anak dan cucu-cucunya," ungkapnya.

Kini mantan penguasa Gianyar pun telah berpulang dengan meninggalkan  seorang istri Tjokorda Istri Putra Anitawati, tiga putra Tjokorda Gde Setiabudi Suryawan, Tjokorda Gde Agung Wijaya Kusuma, Tjokorda Gde Putera Tejakusuma, serta lima orang cucu.

Kepergian CBS pun meninggalkan duka dihati para sahabat dan kerabatnya. Termasuk salah seorang kader Partai Golkar Bali, Dewa Budiasa. “Kami sekeluarga turut berduka cita yang sedalam dalamnya atas berpulangnya Senior, Sahabat dan Panutan kami,” ujarnya.

Menurutnya CBS, patut mendapatkan penghargaan yang setinggi tingginya dari Partai Golkar, karena beliau memiliki jasa yang sangat besar terhadap Partai, baik saat masih Golkar maupun saat reformasi nenjadi Partai Golkar. “Dimasa beliaulah di saat Golkar Bali terpuruk, bersama jajaran Loyalis lainnya mampu melahirkan 3 Bupati yakni Gianyar, Badung, Karangasem. Dan saya adalah saksi sejarahnya,” imbuhnya.

Dimana menurutnya CBS mengorbankan segala-galanya, untuk Partai tercinta. “Dan secara pribadi beliau juga yang sangat berjasa untuk saya, yang memotivasi saya untuk pulang ke Bali, untuk kembali ke Desa dan lebih mendalami Dresta Bali. Jadi saya pribadi juga mohon maaf atas kekurangan saya mendampingi beliau sebagai Wakilnya di DPD GOLKAR BALI ( KETUA OKK 2 periode) serta mendoakan semoga beliau mendapatkan tempat Terhormat disisi-Nya,” tandasnya. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bupati gianyar #Golkar #cbs #meninggal dunia #gubernur bali