Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Terungkap, Pelaku yang Buang Bayi di Pura Taman Sari Ternyata Orang Tuanya

I Gede Paramasutha • Selasa, 27 Juni 2023 | 22:23 WIB
MALANG: Bayi perempuan yang ditemukan di Pura Taman Sari dibawa ke Puskemas. Polsek Depasar Selatan belum menemukan pelaku pembuangan bayi itu.
MALANG: Bayi perempuan yang ditemukan di Pura Taman Sari dibawa ke Puskemas. Polsek Depasar Selatan belum menemukan pelaku pembuangan bayi itu.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Dalang di balik pembuangan bayi perempuan yang masih hidup di Pura Taman Sari, Jalan Batas Dukuh Sari, Banjar Karya Dharma, Sesetan, Denpasar Selatan, pada Selasa 20 Juni 2023 akhirnya terkuak. Pelaku merupakan dua orang yang tak lain adalah orang tua dari bayi itu.

Kepastian ini disampaikan Kapolsek Denpasar Selatan AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari yang dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp (WA) Selasa 27 Juni 2023. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan di TKP, dengan menganalisa rekaman CCTV sepanjang jalan dan meminta keterangan saksi-saksi, akhirnya Polsek Denpasar Selatan mengamankan dua orang pelaku yang membuang bayi di Pura Taman Sari.

“Kami amankan kedua-duanya (ayah dan ibu bayi),” tandas Kalpika Sari. Sayangnya, Kalpika enggan menyebutkan identitas kedua orang tua tak bertanggung jawab tersebut. Begitu juga dengan motif keduanya nekat membuang buah hati di Pura Taman Sari belum bersedia dibeberkan oleh Kalpika. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Tunggu perkembangan selanjutnya dari kami akan sampaikan,” ucap mantan kapolsek Dawan, Klungkung itu.

Diberitakan sebelumnya, warga digegerkan dengan adanya bayi perempuan di Pura Taman Sari, Jalan Batas Dukun Sari, Banjar Karya Dharma, Sesetan, Denpasar Selatan, pada Selasa 20 Juni 2023. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh perempuan Maharani Ade Lia Putri, 19, saat sedang melintasi Jalan Batas Dukuh Sari, sekitar pukul 12.30.

Kala itu saksi mendengar suara tangisan bayi di sekitar Pura Taman Sari. Saksi yang penasaran lantas pulang memberitahukan hal itu ke ibunya Rohati, lalu kembali bersama-sama ke tempat kejadian perkara (TKP). 

Sesampainya di sana, Maharani tidak bisa masuk ke pura karena berhalangan. Sehingga, ia memanggil warga bernama Andi Suartawan. Pria itulah yang masuk ke area pura. Ternyata, memang benar ada bayi masih hidup di sana. Ciri-ciri bayi tersebut, berjenis kelamin perempuan, tali pusar masih melekat, memakai selimut warna hijau, memakai baju putih bermotif, memakai topi kupluk warna putih, dan memakai kaos kaki warna biru gelap.

Temuan ini kemudian disampaikan kepada ayah Andi bernama Ketut Sumadi, serta dua orang Mahasiswi Kebidanan Kartini, maupun warga sekitar. Selanjutnya, anak itu dibawa ke Puskesmas 1 Denpasar Selatan di Jalan Gurita, dengan dibonceng menggunakan sepeda motor agar mendapat pertolongan dan perawatan. Dari pemeriksaan luar oleh dokter di Puskesmas, bayi ini disebut dalam keadaan sehat dengan berat 3 kg, panjang 50 cm. Diperkirakan, ia batu lahir lebih dari tiga hari dan kurang dari 1 minggu. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#pembuangan bayi #pura taman sari #Polsek Denpasar Selatan