DENPASAR, BALI EXPRESS - Penanganan kasus rabies di Provinsi Bali tengah gencar dilakukan percepatan, salah satunya dengan melakukan vaksinasi. Gubernur Bali Wayan Koster pun menegaskan bahwa target Bali pada tahun 2028 zero kasus rabies.
Saat ini percepatan vaksinasi untuk mencegah kasus rabies tengah dilakukan, bahkan sudah mencapai 51 persen. “Kami melakukan percepatan vaksinasi. Sekarang sudah mencapai 51 persen vaksinasi,” jelasnya.
Koster menegaskan ketersediaan vaksinasi saat ini tengah ditopang oleh pemerintahan pusat maupun negara tetangga. Salah satunya adalah Australia, sebanyak 200 ribu dosis vaksinasi rabies akan didatangkan.
“Sekarang masih memiliki ketersediaan vaksin banyak, dari pemerintahan Australia 200 ribu dosis, 1 Juli datang 100 dosis, dan pemerintah pusat menyiapkan 350 ribu dosis. Tahun 2024 targetnya tidak ada yang meninggal karena kasus rabies, dan 2028 zero rabies binatang dan manusia,” tegas Koster.
Vaksinasi itu diperuntukan untuk manusia maupun vaksinasi untuk anjing. Dalam penanganan lain, Koster menegaskan akan berkoordinasi dengan desa adat. “Bendesa adat mengatur warganya jangan membiarkan anjingnya liar. Terserah bendesa adat dengan pararemnya,” tegas Koster. (*)
Editor : I Made Mertawan