Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Viral Video Perampokan Supermarket Disebut di Bali, Faktanya Hoax

I Gede Paramasutha • Rabu, 12 Juli 2023 | 19:39 WIB

HOAX: Tangkapan layar aksi perampokan yang videonya viral, namun dipastikan bukan di Bali.
HOAX: Tangkapan layar aksi perampokan yang videonya viral, namun dipastikan bukan di Bali.
DENPASAR, BALI EXPRESS - Jagat media sosial dihebohkan dengan adanya video perampokan yang disebut terjadi di Supermarket Grand Lucky, Jalan Sunset Road, Kuta, Badung pada Selasa (11/7). Setelah ditelusuri oleh pihak kepolisian, ternyata informasi tersebut bohong alias hoax.

Dalam video berdurasi 2 menit 47 detik tersebut, terlihat tiga orang mengenakan helm masuk ke supermarket sambil membawa pistol. Salah satunya lantas menodong petugas kasir, dan yang lainnya bergegas mengambil barang dan uang yang disimpan di kasir. Akan tetapi, setelah satu pelaku memukul kepala petugas kasir, langsung memicu perlawanan dari para karyawan yang berakhir dengan para perampok dihajar.

Baca Juga: Tak Bisa Dihubungi, Pria Surabaya Membusuk di Kamar Kos

Kepastian bahwa tindak kejahatan itu tak terjadi di Bali disampaikan Kapolresta Denpasar Kombespol Bambang Yugo Pamungkas, Rabu (12/7). "Sat Reskrim Polresta Denpasar dan Unit Reskrim Polsek Kuta langsung bergerak ke supermarket yang disebutkan dalam postingan video yang diunggah salah satu akun media sosial Facebook untuk memastikan kebenarannya," ujarnya.

Dari keterangan salah satu petugas keamanan bernama Supriyadi, 24, dapat dipastikan peristiwa perampokan ini tidak terjadi di Supermarket Grand Lucky Sunset Road Kuta. “Dari hasil monitoring di lokasi, kegiatan Operasional Supermarket berjalan normal dan buka seperti biasa, pembeli sudah berdatangan dan tidak ada hal-hal yang menonjol, jadi peristiwa kriminal yang disebutkan itu dipastikan hoax,” tandas Bambang.

Saat ini postingan video tersebut telah dihapus oleh pemilik akun dan pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam memanfaatkan media sosial. Agar masyarakat melakukan konfirmasi terlebih dahulu, sebelum posting terhadap suatu peristiwa agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Baca Juga: Pendaftaran Ditutup, RSUD Sanjiwani Segera Umumkan Hasil Seleksi Administrasi

Terkait pengamanan di kawasan pariwisata yang ada di daerah Hukum Polresta Denpasar, mantan Kapolres Sukoharjo itu mengatakan pihaknya bersama jajaran Polsek mengedepankan kegiatan patroli di kawasan wisata dan rawan kejahatan. "Kami bersinergi bersama dengan petugas keamanan swakarsa seperti Pecalang, Bakamda dan petugas keamanan lainya," pungkasnya.

Sementara itu, dari penelusuran koran ini terhadap video tersebut di media sosial, ternyata video yang sama sudah pernah viral. Ada yang menyebut terjadi di Supermarket Kasimura, Medan. Selain itu, ada juga yang menyebutkan kejadian ini terjadi di Negara Ekuador. (ges)

Editor : Nyoman Suarna
#video hoax #Polresta Denpasar Bali #grand lucky #perampokan