Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bade Tumpang Sia Akan Iringi Pelebon Permaisuri Raja Gianyar Terakhir

I Dewa Gede Rastana • Minggu, 16 Juli 2023 | 23:22 WIB
PELEBON : Paruman di Puri Agung Gianyar terkait Pelebon Ida Anak Agung Istri Sri Mas, Minggu (16/7).
PELEBON : Paruman di Puri Agung Gianyar terkait Pelebon Ida Anak Agung Istri Sri Mas, Minggu (16/7).

GIANYAR, BALI EXPRESS – Semeton Puri Agung Gianyar saat ini tengah mempersiapkan Pelebon Ida Anak Agung Istri Sri Mas yang akan berlangsung pada 24 Juli 2023 mendatang. Ida Anak Agung Istri Sri Mas sendiri merupakan permaisuri Raja Gianyar terakhir, Anak Agung Gede Oka sekaligus Bupati Gianyar pertama dan tidak lain merupakan ibunda dari mantan Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata dan Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gede Mayun.

Ketua Panitia Karya Pelebon, Anak Agung Gde Alit Asmara
seijin Pelingsir Puri Agung Gianyar menjelaskan bahwa Ida Anak Agung Istri Sri Mas lebar pada Kamis (13/7) lalu. Dan setelah melakukan rapat besar (Paruman) Warih Manggis Kuning diputuskan untuk menggelar Pelebon pada 24 Juli 2023 mendatang. "Tingkatan karya yang diambil adalah Madyaning Utama, karena beliau berstatus istri Raja agar tidak melebihi upacara Raja Terakhir ini sesuai petunjuk dari Yjamana Karya," ungkap saat ditemui Minggu (16/7).

Sebelum puncak pelebon yang berlangsung Senin (24/7) mendatang, akan digelar upacara Nyiramin, Melelet lan Munggah ring Tumpang Salu pada Senin (17/7). Kemudian Ngening dan Munggah, Meras pada Sabtu (22/7). "Dan puncaknya adalah pada Soma Umanis Sungsang (Senin) 24 Juli 2023," sebutnya.

Ditambahkannya jika Karya Pelebon ini didukung penuh oleh 16 Puri di Gianyar Warih Pasemetonan Manggis Kuning. Dimana persiapan pelebon kata dia sudah mencapai 80 persen. "Persiapan sudah 80 persen, dan 20 persen lagi sisanya akan selesai jelang hari H. Semoga tidak ada halangan," lanjutnya tokoh puri yang juga Ketua MDA Gianyar tersebut.

Dalam pelebon ini, akan digunakan bade tumpang 9 dan lembu untuk membawa layon ke catus pata Puri kemudian menuju Setra.

Ditambahkannya jika Ida Anak Agung Istri Sri Mas meninggal dunia pada usia 91 tahun. Beliau sempat mendapatkan perawatan medis namun tubuhnya tak kuat lagi usianya yang sudah lanjut. Beliau berasal dari Puri Peliatan yang dipersunting Raja Gianyar dan memiliki lima orang anak diantaranya mantan Bupati Gianyar AA Gde Bharata dan Wakil Bupati Gianyar AA Gede Mayun.

Dan selama ini beliau merupakan sosok panutan di Puri Agung Gianyar. "Beliau lebar (meninggal dunia) mungkin karena sudah usia. Sekarang usia beliau 91 tahun. Beliau ada sosok panutan. Nantinya karya pelebon ini pasti akan mengganggu aktifitas masyarakat mohon untuk dimaklumi karena tradisi ini bisa berjalan lancar juga berkat dukungan semua pihak," tandasnya. (*)

 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bupati #bali #puri agung gianyar #wakil bupati #gianyar #Permaisuri raja #pelebon