Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Demo di Bali; Warga Bugbug Dobrak Gerbang Kantor Bupati Karangasem

I Wayan Adi Prabawa • Sabtu, 29 Juli 2023 | 04:03 WIB
GERUDUK: Warga Bugbug, Karangasem Bali menggeruduk Kantor Bupati Karangasem, Jumat (28/7).
GERUDUK: Warga Bugbug, Karangasem Bali menggeruduk Kantor Bupati Karangasem, Jumat (28/7).

KARANGASEM, BALI EXPRESS - Warga Bugbug, Karangasem, Bali, yang tidak setuju akan pembangunan resort di kawasan Bukit Gumang kembali demo.

Aksi penyampaian aspirasi tersebut dilakukan di Kantor Bupati Karangasem, Jumat (28/7).

Kedatangannya kali ini dengan tuntutan yang sama dengan sebelumnya, yakni memberhentikan proyek tersebut.

Pantauan di lokasi menunjukkan, massa datang pada pagi hari dengan bergerombol mengendarai sepeda motor dan mobil.

Sebelum ke Kantor Bupati, lebih dulu berkumpul di Lapangan Tanah Aron yang lokasinya berada di depan kantor tersebut. 

Berbeda dengan sebelumnya yang hanya menyampaikan aspirasi di depan Kantor Bupati Karangasem, kali ini massa merangsek memasuki kantor tersebut.

Sekalipun tidak diperkenankan, mereka memasuki tempat tersebut dengan cara mendobrak gerbang pada sebelah utara.

Kemudian perwakilan diperkenankan berdiskusi dengan pihak Pemerintah Daerah Karangasem di dalam ruangan.

Setelah selesai berdiskusi, Ketua Tim Sembilan I Gede Putra Arnawa yang mewakili massa tersebut menyampaikan, pihaknya berharap pembangunan tersebut bisa di tutup.

"Mereka tidak ingin kawasan suci yang benar-benar di junjung ternoda," ujarnya.

Dirinya berharap Pemerintah Kabupaten Karangasem segera mengambil tindakan atas hal ini.

Utamanya untuk menghentikan proyek tersebut supaya tidak berlanjut.

Sementara Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa mengaku akan segera mencarikan solusi terkait permasalahan ini.

Karena warga Bugbug ada yang menolak dan sebagian mendukung pembangunan tersebut.

"Pemerintah selaku mediasi. Kami akan ambil langkah-langkah," jelas Artha Dipa.

Dirinya mengaku akan membentuk tim untuk mempertemukan kedua belah pihak tersebut.

Nantinya akan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait. "Kami ambil perwakilan. Mungkin masing-masing lima orang. Kalau banyak orang kan sulit sekali bernegosiasi," tandasnya.

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #Bukit Gumang #demo #karangasem #I Wayan Artha Dipa #bugbug