Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dupa Diduga Jadi Penyebab Kebakaran yang Tewaskan Bocah 9 Tahun di Darmasaba

I Gede Paramasutha • Kamis, 3 Agustus 2023 | 21:21 WIB
EVAKUASI: Jenazah KS, bocah  9 tahun,  dievakuasi setelah insiden kebakaran yang meludeskan gudang usaha pembuatan sanggah di Darmasaba.
EVAKUASI: Jenazah KS, bocah 9 tahun, dievakuasi setelah insiden kebakaran yang meludeskan gudang usaha pembuatan sanggah di Darmasaba.

BADUNG, BALI EXPRESS - Kepolisian telah menyelidiki penyebab kebakaran gudang usaha sanggah UD Sumber Rejeki, di Jalan Raya Darmasaba, Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung, Bali pada Senin 31 Juli 2023.

Kebakaran yang merenggut nyawa seorang anak berusia sembilan tahun berinisial KS itu diduga dipicu oleh dupa. Hal itu disampaikan Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono.

Pihaknya memang belum menerima hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Labfor Polda Bali. Namun, Polsek Abiansemal dan Polres Badung sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran, serta memeriksa keterangan saksi-saksi.

Dugaan awalnya, api bermula dari kamar nomor 2 atau kamar utama yang berposisi di tengah-tengah. Di dalamnya terdapat sanggah dan sarana persembahyangannya memakai dupa.

“Sehingga, diduga api dari dupa yang sebelumnya dinyalakan,” ujar  Teguh Priyo Wasono, Kamis 3 Agustus 2023.

Menambahkan keterangan Kapolres, Kasatreskrim AKP Aris Setiyanto mengatakan kakak perempuan dari korban KS sempat bersembahyang di kamar tersebut sebelum berangkat kerja.

“Kebiasaan kakak pertamanya sembahyang, ada dupa yang dinyalakan sebelum berangkat,” tutur Aris. Berdasar hal ini, disimpulkan kebakaran dipicu api dupa yang lupa dimatikan.

Diberitakan sebelumnya, si jago merah mengamuk sebuah gudang usaha pembuatan sanggah UD Sumber Rejeki, Jalan Raya Darmasaba, Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung, Bali pada Senin 31 Juli 2023 pagi.

Nahas, kebakaran ini merenggut nyawa seorang anak yang masih berusia 9 tahun berinisial KS. Korban merupakan anak dari pemilik usaha sanggah Kadek Budi Adnyana, 55.

Gudang yang terbakar tersebut sekaligus rumah yang ditempati keluarga pemilik. Ada empat kamar berbentuk L.

Kamar 1 paling timur ditempati orang tua pemilik dan istrinya, kamar 2 ditempati pemilik dan anak yang meninggal, kamar 3 ditempati saksi Merta dan kamar 4 anak lainnya dari pemilik. Saat kejadian, ibu korban sudah ke pasar dan kakak perempuannya berangkat kerja.

Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana menerangkan, tragedi tragis tersebut bermula ketika saksi bernama I Gede Merta, 29, selaku karyawan yang tinggal di sana, merasakan panas saat berada di kamarnya. Sontak ia keluar dan melihat api besar di kamar nomor 1, sekitar pukul 07.00.

Sehingga, ia berteriak kebakaran dan minta tolong. Lalu, pemilik usaha muncul dan bergegas ke depan, hendak menolong anaknya KS yang masih tidur di kamar nomor 2.

Saksi Merta tak tahu, anak pemilik masih berada di kamar itu. Ia mengira korban sudah bersama ibunya ke pasar.

Sayangnya, upaya pertolongan tersebut tak bisa dilakukan. Lantaran api sudah sangat besar melalap bangunan.

Tak berselang lama, sebanyak enam unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung tiba di lokasi. Kebakaran itu akhirnya bisa dipadamkan sekitar pukul 08.10.

Insiden itu telah meludeskan empat kamar beratap seng yang terbuat dari kayu dan triplek tersebut. Berikut satu mobil Xenia, serta tiga motor (Supra, Prima dan Nmax). (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bocah tewas #kebakaran #badung