KARANGASEM, BALI EXPRESS - WNA Korea berulah dengan melakukan perusakan terhadap kelengkapan sarana dan prasarana persembahyangan di Pura Goa Raja Besakih, Rendang Karangasem, Bali, Senin (7/8).
Aksi perusakan Pura Goa Raja Besakih oleh WNA yang sedang ada di Bali itu pun mendapat kecaman dari para netizen.
Sementara Ketua PHDI Karangasem, Ni Nengah Rustini tegas mengatakan, pura merupakan tempat suci yang harus disucikan.
Maka sangat disayangkan adanya oknum WNA yang melakukan pengerusakan di tempat suci seperti Pura Goa Raja Besakih.
Dirinya berharap para pengawas pariwisata maupun pendamping agar ditingkatkan lagi pengawasannya.
Hal itu bertujuan supaya tidak ada lagi ulah seperti itu terjadi di tempat suci. “Jangan sampai ada wisatawan yang bebas berwisata,” jelasnya, Selasa (8/8).
Terlebih pihaknya berharap adanya semacam batas pada areal pura yang di ketahui oleh wisatawan agar tidak sembarangan memasuki tempat suci.
Sehingga apabila demikian, maka pura yang disucikan akan tetap suci dan lestari.
Seperti diberitakan, WNA asal Korea berinisial Mrs Yn, ditangkap tim Polsek Rendang karena melakukan perusakan Pura Goa raja sekitar pukul 18.00 Wita.
Kapolres Karangasem AKBP Ricko A. A. Taruna, S.H., S.I.K., M.H., M.M., melalui jajaran Polsek Rendang yang dipimpin Kapolsek Rendang Kompol Made Suadnyana, S.Sos., membenarkan telah mengamankan WNA tersebut.
Dari pengakuan orang asing itu sendiri, dia melakukan perusakan karena mendapatkan bisikan gaib untuk menuju Pura Goa Raja Besakih.
Namun setelah sampai di sana, pelaku justru melakukan perusakan sarana prasarana yang ada di sana.
“Saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan supaya peristiwa ini menjadi terang,” kata Kapolsek Rendang.