BANGLI, BALI EXPRESS- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangli merancang pengadaan lampu penerangan jalan umum (LPJU) pada APBD Perubahan 2023 ini.
Kepala Bidang Teknis Sarana Prasarana Dinas Perhubungan Bangli Anak Agung Gede Hartawan ditemui Rabu 9 Agustus 2023 menyatakan bahwa lampu penerangan jalan yang dirancang itu lebih dari 100 lampu.
Rencananya bakal dipasang di dua jalur utama Kabupaten Bangli. Yakni jalur dari wilayah Banjar Kayang, Desa Kayubihi ke utara sampai pertigaan patung Dewi Sri, wilayah Penelokan, Kecamatan Kintamani.
Sebanyak 34 lampu dirancang untuk jalur itu. Saat itu sudah baru ada 14 titik lampu di sana.
Jalur lain yang juga bakal dipasangi lampu baru adalah jalur utama Kayuambua-Kintamani. Mulai dari wilayah Temen, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut sampai di patung Dewi Sri, wilayah Penelokan.
Lampu yang dirancang di jalur ini lebih banyak, yakni mencapai 70 lampu. Sebab selama ini memang tidak ada lampu penerangan jalan umum di jalur.
Selain pengadaan lampu penerangan jalan, pemerintah juga harus membeli 7 panel untuk di jalur Kayuambua-Kintamani.
“Kalau di Kayang-patung Dewi Sri, lampu saja, panel sudah ada,” jelas Agung Hartawan.
Hartawan pun menegaskan, pengadaan lampu penerangan jalan di jalur itu, tidak seperti lampu penerangan jalan di Kota Bangli yang tidak hanya untuk penerangan, namun juga ada unsur seni pada tiang lampunya.
Tiang lampu penerangan di Kota Bangli berisi ornament. “(pengadaan lampu baru,Red) Tidak sekaligus tiang, karena numpang tiang PLN,” kata Hartawan.
Hartawan menambahkan, secara keseluruhan saat ini sudah ada sekitar 1.270 lampu penerangan jalan terpasang di beberapa ruas jalan Kabupaten Bangli.
Jumlah itu masih terbilang sedikit jika dibandingkan jalur utama yang harus dipasangi lampu. Seharusnya terpasang sekitar 2.000 lampu.
Ia pun mengakui masih ada jalur-jalur yang gelap gulita, karena sama sekali tanpa lampu penerangan jalan. Salah satunya di jalur utama Kintamani-Singaraja, khususnya di kawasan hutan. (*)
Editor : I Made Mertawan