KARANGASEM BALI EXPRESS - Warga Lingkungan Segara Katon, Kelurahan Karangasem, Bali, geger Minggu siang (13/8).
Ini menyusul penemuan mayat laki-laki tanpa identitas di Sungai Janga yang berada di kabupaten paling timur provinsi Bali tersebut.
Penemuan mayat laki-laki tersebut terjadi sekitar pukul 13.30.
Kepala Lingkungan Segara Katon Dedy Zulkarnain, mengatakan mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh anak-anak yang hendak mandi sambil mencari ikan.
“Awalnya anak-anak tersebut mandi di sungai setelah itu saat mereka hendak mencari ikan tiba-tiba menemukan sesosok mayat tergeletak di tengah sungai yang membuat mereka takut dan lari untuk melapor ke warga sekitar,” kata Dedy Zulkarnain.
Mendapat laporan dari anak-anak tersebut, beberapa warga kemudian datang ke lokasi kejadian untuk memastikan hal tersebut.
Setelah dicek ternyata benar ada sesosok mayat di sungai tersebut sehingga warga kemudian melaporkan penemuan mayat tersebut ke pihak kepolisian.
“Mayat tersebut tidak membawa identitas, usianya sekitar 60 tahun. Warga yang datang ke sini juga tidak ada yang tahu mayat tersebut siapa, jadi masih dilakukan pencarian untuk segera dapat diketahui oleh pihak keluarganya,” kata Dedy.
Dedy memperkirakan bahwa, sesosok mayat laki-laki tersebut kemungkinan terjatuh dari atas tebing yang ada di sebelah sungai tersebut.
Pihaknya juga menebak mayat laki-laki tersebut baru meninggal sekitar pagi tadi karena kondisinya masih segar tidak ada mengeluarkan bau sama sekali.
Untuk saat ini, mayat laki-laki tanpa identitas tersebut sudah dibawa menuju RSUD Karangasem untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Serta menginformasikan kepada masyarakat agar datang ke RSUD jika ada anggota keluarganya hilang.
Sementara itu, Kapolsek Karangasem Kompol Putu Sunarcaya membenarkan adanya penemuan mayat tersebut namun untuk penanganannya dilakukan oleh Polres Karangasem.
“Benar ada penemuan mayat di Lingkungan Segara Katon, tapi untuk proses lebih lanjut silahkan hubungi Polres karena mereka yang menangani,” katanya.
Editor : I Putu Suyatra