BALI EXPRESS - Pawang hujan kondang asal Desa Kamasan Klungkung, Jro Pasek Pawang Hujan menghembuskan napas terakhir, Senin (14/8).
Kabar kepergian pawang hujan dengan gaya nyentrik ini cukup mengagetkan publik.
Ditelusuri di akun media sosial Facebooknya, @Jero Pasek, pria yang pernah nerang di acara palebon Ida Cokorda Pamecutan XI ini memang terlihat jarang membagikan aktivitasnya.
Terakhir ia mengunggah kenangan di FB pada tanggal 26 Juli 2023 lalu.
Di kenangan yang dibagikan itu, Jro Pasek terlihat sedang memohon doa restu kepada sesuhunan karena akan ngayah nerang di acara mesolah Napak Pertiwi.
Ditelusuri lebih ke belakang, Jro Pasek Pawang Hujan memang mulai jarang mengunggah aktivitas nerangnya di media sosial. Ia hanya sesekali membagikan kenangan atau pun tautan.
Padahal sebelumnya, Jro Pasek Pawang Hujan cukup aktif live di media sosial Facebooknya jika sedang mendapat pekerjaan nerang di suatu acara.
Banjirnya ucapan belasungkawa di beranda Facebook milik Jro Pasek Pawang Hujan menandakan bahwa banyak orang yang merasakan duka atas kepergiannya.
Bahkan tak sedikit warganet mengenang kebaikan-kebaikan yang dilakukan oleh Jro Pasek Pawang Hujan.
“Dumogi amor ing acintya Jro Pasek. Suksma sampun ngicen piteket piteket ring tityang. Dumogi polih genah sane pinih mautama,” tulis warganet.
“Kaget mendengar berita duka bertepatan dengan hari lahir Jro Pasek. Damai di alam kedamaian om svaha,” lanjutnya.
Di mata penulis, Jro Pasek merupakan sosok yang sangat ramah dan sederhana. Ia selalu terbuka dengan berbagai media ketika diminta wawancara soal ilmu nerangnya.
Editor : Nyoman Suarna