KLUNGKUNG, BALI EXPRESS - Pemadam Kebakaran (Damkar) Klungkung ditipu orang tidak dikenal (OTK). Pelaku sempat menelepon kantor markas Pemadam Kebakaran Klungkung menyebut ada kebakaran di kos- kosan samping Puskesmas Banjarangkan II di Desa Adat Losan, Desa Takmung.
Setelah Pemadam Kebakaran Klungkung mengerahkan empat unit armada, ternyata tidak ada kebakaran.
Kasat Pol PP dan PMK Dewa Putu Suarbawa menjelaskan, kejadian tersebut berawal Selasa (15/8) pada pukul 16.00 Wita.
Saat itu, ujarnya, kantor Damkar Klungkung menerima telepon dari OTK yang memberikan informasi bahwa ada kebakaran di kos-kosan di samping Puskesmas Banjarangkan II. Setelah ditanya, pelaku langsung mematikan panggilan tersebut.
Memastikan informasi tersebut, empat armada pemadam kebakaran berangkat ke TKP. Namun sayang, setiba di lokasi, ternyata tidak ada kejadian apa pun.
Masyarakat setempat yang ditanyai petugas juga menyebut tidak ada kebakaran di sekitar Puskesmas Banjarangkan II, di Wilayah Desa Adat Losan, Desa Takmung.
“Dikira salah alamat, petugas Damkar mencoba memeriksa di Puskesmas Banjarangakan 1 di Desa Adat Tusan. Ternyata di tempat tersebut juga tidak ada kejadian kebakaran,” ungkapnya.
Hal tersebut membuat Suarbawa geram. Dia kesal lantaran personilnya ditipu OTK, dan menyayangkan perlakuan seperti ini kerap terjadi. Padahal Damkar selalu siap jika ada peristiwa kebakaran.
Dia menegaskan, pihaknya akan menelusuri dan melacak nomor yang menghubungi petugas Damkar dan melanjutkan ke jalur hukum.
“Saya berharap oknum-oknum seperti itu tidak lagi membuat resah. Mereka tidak tahu berapa beratnya menjadi petugas pemadam kebakaran,” pungkasnya.
Editor : Nyoman Suarna