Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ini Nyata, Ratusan KK di Kabupaten Paling Timur Bali Alami Kesulitan Air Bersih

I Wayan Ananda Mustika Putra • Senin, 21 Agustus 2023 | 03:50 WIB
Memasuki musim kemarau, ratusan Kepala Keluarga (KK) yang ada di Desa Seraya Timur, Karangasem Bali mulai kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
Memasuki musim kemarau, ratusan Kepala Keluarga (KK) yang ada di Desa Seraya Timur, Karangasem Bali mulai kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

KARANGASEM, BALI EXPRESS - Memasuki musim kemarau, ratusan Kepala Keluarga (KK) yang ada di Desa Seraya Timur, Kecamatan/Kabupaten Karangasem mulai kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

Sehingga pihak desa bersurat kepada BPBD dan juga PMI Kabupaten Karangasem agar dapat dilakukan pendistribusian air bersih ke wilayah Desa Seraya Timur. Karangasem adalah kabupaten di Bali timur yang sering dilanda kekeringan.

Perbekel Desa Seraya Timur I Made Pertu membenarkan bahwa pihaknya telah bersurat kepada PMI dan Juga BPBD Kabupaten Karangasem untuk meminta pendistribusian air bersih ke wilayah Banjar Bukit Catu, Tinjalas, Tanah Barak dan Juga Tukad Buah.

Karena ratusan KK yang ada di wilayah tersebut saat ini kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

“Ada sekitar 600 KK yang mengalami kesulitan air bersih di empat wilayah tersebut yang ada di Seraya Timur. Terutama yang berada di wilayah pegunungan yang tidak bisa dijangkau oleh PDAM,” kata Pertu, Minggu (20/8).

Pertu mengatakan selama ini masyarakat yang ada di empat wilayah tersebut hanya mengandalkan air hujan dan juga dari sumber mata air yang ada di wilayah tersebut.

Namun sejak awal Agustus 2023 karena tidak pernah turun hujan masyarakat cukup kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

“Oleh sebab itu, kami sangat berharap instansi terkait dapat segera melakukan pendistribusian air bersih ke empat wilayah tersebut. Supaya mereka tidak lagi kesulitan mencari air terutama untuk minum dan memasak, karena stok air dari masyarakat di wilayah tersebut sudah sangat sedikit,” kata Pertu.

Namun di sisi lain Kalaksa BPBD Kabupaten Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengaku sampai Jumat (18/8) belum ada surat yang masuk ke BPBD untuk pendistribusian air bersih. Tapi jika memang sudah bersurat pasti akan segera ditindaklanjuti untuk pendistribusiannya.

“Mungkin suratnya baru masuk siang hari. Besok akan kami cek jika sudah masuk akan segera ditindaklanjuti untuk pendistribusiannya. Kita juga akan berkoordinasi dengan PMI dan PDAM terkait pendistribusiannya nanti,” kata Arim

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #air bersih #kemarau #karangasem