Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jelang Akhiri Jabatan, Bupati Mahayastra Penuhi Janji, Bangun Balai Banjar Desa Adat Pinda

I Wayan Ananda Mustika Putra • Selasa, 22 Agustus 2023 | 02:00 WIB
SUMBANGAN : Bupati Gianyar Made Mahayastra memberikan bantuan Rp 400 juta untuk pembangunan balai banjar di Desa Adat Pinda, Senin (21/8).
SUMBANGAN : Bupati Gianyar Made Mahayastra memberikan bantuan Rp 400 juta untuk pembangunan balai banjar di Desa Adat Pinda, Senin (21/8).

GIANYAR, BALI EXPRESS  – Janji Bupati Gianyar Made Mahayastra untuk membenahi banjar di Desa Adat Pinda terwujud.

Hal itu terbukti saat dia menghadiri acara melaspas Balai Banjar Desa Adat Pinda, Senin (21/8).  Pada kesempatan itu dia menyerahkan bantuan sebesar Rp 400 juta.

Tak hanya itu, dia juga ikut ngadonan lawar dan megibung bersama masyarakat.

Bupati Mahayastra mengatakan pembangunan balai banjar merupakan salah satu program sekaligus  janjinya ketika sudah  terpilih menjadi Bupati  Gianyar.

Dirinya ingat pernah berkampanye dan disambut sangat baik sebelum balai banjar semegah saat ini.

 “Saya ingat saat berkempanye dikalongi bunga, saat kondisi balai banjar masih belum semegah ini,” ujarnya.

Mahayastra  menjelaskan, sebelum masa jabatannya habis pada 20 September 2023, semua janjinya akan dituntaskan.

“Semua janji akan saya tuntaskan. Akan lunas mangkin ring 2023,” tegasnya.

Salah satunya yakni kesejahteraan dengan membangun balai banjar.

Dengan balai banjar baru ini  masyarakat bisa memiliki tempat yang nyaman untuk rembug dan berdemokrasi.

Masyarakat tidak perlu pengeluaran urunan untuk pembangunan balai banjar, yang bila dikalkulasi mencapai Rp 7 juta per kepala keluarga.

Dengan adanya balai banjar ini, harapnya, minimal nantinya punya tujuan yang sama.

“Komunikasi dalam membangun desa. Kayaknya desa Saba menjadi persentase kemenangan tinggi di Blahbatuh.  Semua banjar telah mendapat perhatian yang sama. Tinggal membuat program 2025 apa yang akan dibuat. Astungkara tinggal nagih, tinggal nelpon manten. Kalau bupati yang ttd pasti cair,” ungkap Mahayastra. 

Sebelum habis masa jabatannya, Mahayastra akan lebih intens turun ke masyarakat untuk mendengar dan mengetahui terkait program yang digulirkan selama ini.

 “Apa program saya sudah diketahui, apa sudah dirasakan. Bagaimana responsnya, apa bermanfaat? Sehingga apa yang saya rencanakan, baik infrastruktur, ekonomi, kesehatan, pendidikan, kesejahteraan, berjalan dengan baik dan dirasakan,” tandasnya.

Editor : Nyoman Suarna
#desa adat pinda #balai banjar #Janji #bupati mahayastra