KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – Anggaran penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 mendatang di Kabupaten Klungkung, Bali, mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2018 lalu.
Seperti halnya yang disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Klungkung, I Dewa Ketut Sueta Negara, Senin (21/8).
Ia menyebutkan jika total anggaran yang digelontorkan Pemkab Klungkung untuk Pilkada Klungkung Tahun 2024 adalah sebesar Rp38,7 Miliar lebih. Dimana anggaran itu dihibahkan untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Klungkung sebagai penyelenggara dan pengawasan. Serta TNI dan Polri untuk pengamanan.
“Anggaran tersebut dihibahkan dua kali. Pertama tahun anggaran 2023, dan kedua tahun anggaran 2024,” sebutnya.
Ia pun merinci jika anggaran terbesar dihibahkan kepada KPU Klungkung sebesar Rp24,6 Miliar lebih dengan rincian Rp9,8 Miliar lebih dianggarkan di APBD Tahun 2023 dan Rp14,7 Miliar lebih di tahun 2024.
Kemudian untuk Bawaslu Klungkung sebesar Rp7,3 Miiar lebih dengan rincian Rp2,9 Miliar lebih dianggarkan di APBD 2023, dan Rp4,4 Miliar lebih dianggarkan di APBD 2024.
Sedangkan untuk TNI dan Polri, semua dianggarkan di APBD 2024 sebesar Rp6,7 Miliar lebih untuk Polri dan Rp2,3 Miliar untuk TNI.
Sueta Negara pun mengakui jika anggaran Pilkada Klungkung Tahun 2024 mendatang mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan anggaran Pilkada Klungkung Tahun 2018 silam. Dimana hibah ke KPU Klungkung bahkan naik sekitar 75 persen.
Menurutnya peningkatan anggaran itu terjadi seiring dengan bertambahnya jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan honorarium Kelompok Penyelenggara Pemungut Suara (KPPS). Peningkatan anggaran juga terjadi untuk Bawaslu dan TNI. “Tapi peningkatannya berapa persen saya lupa,” pungkasnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana