Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Heboh, Beredar Pesan Berantai Begal di Taman Pancing Bali, Kapolresta Denpasar Berikan Penjelasan Detail

I Gede Paramasutha • Selasa, 22 Agustus 2023 | 02:21 WIB
Tangkapan layar video yang disertakan dalam pesan berantai terkait Taman Pancing Denpasar Bali dan beredar di media sosial.
Tangkapan layar video yang disertakan dalam pesan berantai terkait Taman Pancing Denpasar Bali dan beredar di media sosial.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Masyarakat pengguna media sosial di Bali dihebohkan dengan munculnya pesan berantai.

Disebutkan bahwa ada begal atau keributan dan penganiayaan di Jalan Taman Pancing, Pemogan, Denpasar, Bali, pada Minggu 20 Agustus 2023.

Menanggapi pesan yang viral di Bali itu, pihak Polresta Denpasar langsung bergerak.

Sementara dalam pesan itu berisi imbauan agar warga tidak pergi ke Taman Pancing.

Karena akan ada aparat yang melakukan sidak. Bahkan tersebar juga video yang memperlihatkan beberapa pesepeda motor tergeletak di tengah jalan yang bersimbah darah, serta video polisi berpatroli.

Hal itu dikait-kaitkan dengan pesan berantai tersebut. 

"Sejumlah orang ancam anggota tentara dengan pisau dan motor dibawa kabur, jadi sekarang tentara semua jaga Taman Pancing ini full. Saya menghimbau kepada kita semua tanpa terkecuali, bahwa dengan adanya kejadian semalam di Taman Pancing, maka tolong semuanya jangan keluar rumah tanpa ada kepentingan yang jelas, apalagi pergi ke Taman Pancing," tertulis dalam pesan itu.

"Info yang kami dengar bahwa malam ini akan ada sidak di area Taman Pancing. Jangan karena perilaku oknum lalu kita semua kena dampaknya," imbuh pesan tersebut.

Informasi ini pun menyebar dengan cepat di masyarakat, sehingga menimbulkan keresahan. 

Menyikapi masalah tersebut, Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Selatan telah melakukan penyelidikan ke kawasan yang dimaksud.

Namun ternyata, peristiwa yang digembar-gemborkan dalam pesan berantai tersebut diduga bohong alias hoax. 

Hal itu disampaikan Kapolresta Denpasar Kombespol Bambang Yugo Pamungkas.

"Kami telah melakukan penyelidikan terkait video tersebut, melakukan pengecekan lokasi dan hasilnya nihil, tidak ada kejadian tersebut, berita itu adalah Hoax," tegas Bambang, Senin 21 Agustus 2023.

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Tim Cyber Polda Bali untuk memastikan lokasi dari video yang beredar.

"Anggota juga telah melakukan pengecekan di lokasi Jalan Taman pancing Denpasar Selatan dan sampai saat ini tidak ditemukan hal menonjol," tambah mantan Kapolres Sukoharjo itu.

Adapun mengenai video patroli kepolisian yang disebut sidak pasca adanya begal atau penganiayaan, Kapolresta membenarkan memang ada patroli.

Tetapi, kegiatan tersebut adalah patroli rutin yang digelar jajarannya. Apalagi saat ini, Polresta Denpasar dan Polsek jajaran tengah mengoptimalkan kegiatan Patroli Blue Light di wilayah rawan saat malam. 

Tidak hanya mencegah terjadi aksi-aksi kejahatan jalanan, patroli ini juga melaksanakan pemantauan kegiatan masyarakat lainnya.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan berita hoax, cek kebenarannya dan jangan men-share berita yang membuat keresahan dimasyarakat," pungkasnya.

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #denpasar #Kapolresta