Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Polda Bali Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos, Jaga Bali sebagai Destinasi Pariwisata

I Gede Paramasutha • Kamis, 24 Agustus 2023 | 02:39 WIB
Kabidhumas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan.
Kabidhumas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan.
 
DENPASAR, BALI EXPRESS - Perkembangan teknologi yang semakin pesat di jaman moderen ini memudahkan untuk mengakses informasi. Namun selain dampak positif tersebut, tentunya ada hal negatif yang menyertai.
 
 
Maka dari itu Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan mengimbau masyarakat untuk bijak bermedia sosial.
 
 
 
 
Dampak negatif tersebut contohnya, teknologi informasi bisa dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggungjawab untuk menyebarkan kebohongan, propaganda dan ujaran kebencian. Apalagi di Bali yang merupakan daerah Pariwisata, informasi semacam itu dapat berbuah keresahan masyarakat, hingga mengganggu kenyamanan turis.
 
 
Seperti kasus terbaru adanya pesan berantai menyebut terjadi pembegalan di Jalan Taman Pancing, Pemogan, Denpasar. Bahkan disertai video beberapa orang tergeletak bersimbah darah. Tetapi setelag ditelusuri polisi ternyata kejadian itu bukan di Taman Pancing.
 
 
 
"Disebut kejadian di Taman Pancing, setelah dilakukan pengecekan tidak ada di Taman Pancing," ujarnya dalam acara silaturahmi dengan awak media di Denpasar, Rabu 23 Agustus 2023.
 
 
Sebelum itu jiga sempat beredar video wisatawan yang berhubungan intim di pantai. Di media sosial, banyak narasi yang muncul itu terjadi di Pantai Batu Bolong. Namun, setelah dicek aparat kepolisian dan masyarakat. Kejadiannya bukan pantai Batu Bolong.
 
 
 
"Tidak benar kejadiannya di sana dan pantainya juga tidak mirip," tambahnya.
 
 
Maka dari itu, masyarakat diimbau jangan terlalu cepat percaya dengan informasi yang beredar di media sosial dan lebih dulu. menyaring atau crosscek setiap informasi tersebut. Pulau Dewata yang merupakan destinasi pariwisata perlu terjaga kemanan dsn kondusifitas wilayahnya.
 
 
Karena keamanan dan kenyamanan menjadi hal utama yang dipertimbangkan wisatawan untuk berkunjung. Jangan sampai, dengan maraknya kabar hoax yang membuat resah, malah membuat kunjungan ke Bali menjadi turun.
 
 
"Mari awak media bersama-sama mengedukasi dan mem-filter berita yang beredar, berita selain baik tentu juga harus ada kebenaran yang tersaji di dalamnya," pungkasnya. (*) 
 
 
Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #informasi #pariwisata #polda #medsos #denpasar #destinasi