Adakah yang suka nonton kartun Spongebob? Sebagian besar pastinya menyukai kartun ini. Karakter-karakter lucu dari kartun ini tentu mengundang gelak tawa.
Kampung di bawah laut yang dijuluki Bikini Bottom itu pun dihuni oleh berbagai makhluk laut layaknya penduduk di daratan.
Tapi pernahkan memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan laut dalam kartun ini? Beberapa bagian dalam kartun ini secara tidak langsung menggambarkan kondisi laut saat ini, seperti dilansir dari Chanel Si Celana Kotak.
Baca Juga: Sangat Miris Siswa SMP di Sulteng Kesulitan Menyeberang Menuju Sekolah
Kartun yang dikemas dalam parodi ini membuat penonton tidak sadar bahwa sesungguhnya ada sindiran di dalamnya. Konon sindiran itu sengaja dimunculkan dalam tayangan Spongebob yang dibuat oleh creator Stephen Hillenburg.
- Restoran Crusty Crab
Dalam kartun ini restoran Crusty Crab adalah sebuah rumah makan. Bosnya adalah Tuan Crab, seekor kepiting yang digambarkan sangat menyukai uang.
Sindirannya adalah bentuk restoran itu. Sejatinya restoran itu dalam dunia nyata adalah perangkap kepiting tradisional. Terbuat dari kayu dengan struktur setengah lingkaran pada bagian atas dan bagian bawah berbentuk persegi panjang. Perangkap ini biasanya digunakan oleh nelayan untuk menangkap kepiting di laut secara instan.
Perangkap ini diletakkan begitu saja lalu diisi umpan. Perlahan kepiting akan mendekat dan masuk dalam perangkap. Begitu juga dengan Crusty Crab. Umpan didalamnya adalah burger yang lezat dari resep rahasia. Sehingga banyak hewan laut yang kepincut dan mendatangi restoran itu.
Jadi cocok dengan faktanya. Crusty Crab adalah perangkap untuk menarik pelanggan sehingga menghasilkan uang. Sementara perangkap kepiting tradisional untuk menangkap kepiting sehingga bisa dijual oleh nelayan.
- Chum Bucket
Yang satu ini juga sebuah restoran. Dikelola oleh karakter bernama Plankton. Restoran ini adalah saingan dari Crusty Crab yang sukses dengan burgernya itu. Maskot dari Chum Bucket adalah sarung tangan yang menggenggam diatasnya. Menunya adalah berbagai olahan Chum, yakni daging yang digiling dengan berbumbu yang beraroma tajam. Tapi makanan di restoran ini kurang laris karena rasanya tidak sesuai.
Baca Juga: Truk Roboh Timpa Enam Motor di Selat Bali, Gara-gara Tali Lesing Putus Saat Diguncang Gelombang
Tapi siapa sangka, Chum Bucket adalah sebuah ember tempat menaruh umpan. Ember itu biasa digunakan oleh nelayan untuk memancing.
Ini juga merupakan sebuah sindiran. Bukan pada menunya, tetapi pada tempatnya. Ember yang digunakan sebagai tempat umpan itu terkadang dibuang ke tengah laut ketika sudah tidak digunakan lagi oleh nelayan. Sementara sarung tangan itu adalah representasi dari tangan nelayan yang menenteng ember umpan saat digunakan. Di dunia nyata umpan untuk memancing terutama di Eropa menggunakan Chum yaitu ikan yang digiling lalu dicampur dengan bumbu tajam sehingga jadi bau.
Nah, banyaknya ember yang dibuang ke laut akhirnya mempengaruhi kelestarian laut. Hal inilah yang membuat Stephen Hillenburg akhirnya merespon fenomena itu.
- Awan bunga
Jika diperhatikan di kampung Bikini Bottom terdapat bunga-bunga yang bertebaran di langit. Warnanya bermacam-macam. Sesekali Spongebob menyebutnya sebagai awan.
Ternyata itu adalah sindiran keras untuk tebaran minyak di lautan. Biasanya bila minyak bertemu dengan air ia tidak akan menyatu. Melainkan mengambang dan membentuk koloni-koloni. Selain itu struktur minta juga akan berubah warna.
Tumpahan minyak di laut lepas biasanya berasal dari kapal-kapal. Ini membuat pencemaran lingkungan di permukaan laut.
Tetapi fakta ini masih belum diketahui kebenarannya. Pihak Nickelodeon juga masih belum mengkonfirmasi terkait teori itu.
Ada juga yang menyebut bunga awan itu memang sengaja ditambahkan agar kartun itu memiliki sensasi seperti di Hawai.
- Rumah penduduk Bikini Bottom
Rumah-rumah di kampung Bikini Bottom sebagian besar memiliki bentuk dan konsep yang sama. Kecuali rumah Squidward, Patrick hingga Spongebob.
Rumah warga disana berdiri tegak dan di atasnya terdapat cerobong asap.
Ternyata rumah itu sebenarnya adalah gambaran dari knalpot bekas yang terbuang ke laut. Sehingga sampah knalpot bekas ini menumpuk dan merusak karang di laut.
Sindiran yang dibuat oleh creator itu sesungguhnya ingin menunjukkan bahwa habitat ikan dan hewan laut lainnya adalah pada terumbu karang. Namun karena adanya tumpukan sampah knalpot di dasar laut, hewan laut terpaksa menghuni barang-barang tersebut sebagai habitat mereka, meski kurang pantas.
- Kota Bikini Bottom
Kota ini adalah representasi dari kota Bikini Atoll yang ada di dunia nyata. Kota fiksi Bikini Bottom ini terbentuk dari sebuah pencemaran lingkungan hasil uji coba nuklir.
Sindiran yang diparodikan oleh Stephen Hillenburg adalah dampak dari uji coba nuklir di lautan Bikini Atol. Sehingga ekosistem laut menjadi rusak dan berdampak pada kehidupan bawah laut.
Dampak itu kemudian digambarkan pada seluruh tokoh ikan di kota fiksi Bikini Bottom. Ikan-ikan ada yang berprilaku aneh. Ada pula yang beraktivitas menggunakan dua kaki seperti manusia. Padahal seharusnya ikan beraktivitas menggunakan siripnya dengan cara berenang.
Hal itu dicurigai karena dampak dari ledakan bom atom atau nuklir di lautan, gen ikan menjadi rusak akibat terpapar radiasi.
Sang creator Stephen Hillenburg juga sudah mengonfirmasi bahwa kartun yang dibuat itu terinspirasi dari sebuah desa bernama Bikini Atoll yang menjadi tempat percobaan peledakan nuklir.