Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Proyek Resort di Bukit Gumang, Karangasem Bali, Dibakar, Polisi pun Langsung Beraksi

I Wayan Adi Prabawa • Kamis, 31 Agustus 2023 | 01:20 WIB
Aksi pembakaran pada proyek resort di Bukit Gumng, Karangasem, Bali, Rabu (30/8).
Aksi pembakaran pada proyek resort di Bukit Gumng, Karangasem, Bali, Rabu (30/8).

KARANGASEM, BALI EXPRESS - Kelompok warga Desa Adat Bugbug, Karangsem yang kontra akan pembangunan resort di kawasan Bukit Gumang, desa setempat kembali menggelar aksi di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, pada Rabu (30/8).

Tak berhenti sampai disitu, mereka juga mendatangi tempat pembangunan resort tersebut yang bertempat di Desa Bugbug, Karangasem, Bali.

Untuk diketahui, Karangasem adalah salah satu kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Bali.

Awalnya warga hanya melakukan penyampaian aspirasi di Lapangan Tanah Aron. Mereka enggan merangsek ke Kantor Bupati. Di tengah-tengah penyampaian aspirasi itu, mereka menyempatkan diri untuk berdoa bersama.

Bagian Hukum Tim Sembilan, I Komang Ari Sumartawan menyebut, penyampaian aspirasi hanya dilakukan di lapangan saja.

“Kami hanya berorasi disini saja, tidak akan kemana-mana lagi, dalam artian tidak ada gunanya. Karena surat terakhir sudah di tandatangani,” jelasnya.

Penyampaian aspirasi disana tidak terlalu lama seperti yang dilakukan sebelum-sebelumnya. Massa yang datang pun membubarkan diri dengan menuju ke desanya kembali dengan saling beriringan.

Ternyata, mereka mendatangi tempat dibangunnya resort tersebut.

Mendapat informasi bahwa akan ke tempat itu, petugas kepolisian pun bergegas mendatangi lokasi untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Sempat terjadi insiden pembakaran di sana. Beruntung petugas kepolisian segera menindaklanjuti untuk memadamkan api tersebut.

“Tadi sempat ada insiden kecil. Langsung kita tindaklanjuti, kita bawa APAR (alat pemadam api ringan). Kita kasi pengertian jangan karena situasional membuat kerugian bagi dia,” ujar Kapolres Karangasem AKBP Ricko AA Taruna.

Disamping itu, massa juga bersikeras agar proses pembangunan tersebut tidak dilanjutkan.

Namun, setelah mendapat pengertian dan pemahaman dari berbagai pihak, akhirnya mereka membubarkan diri.

“Aksi hari ini pukul 13.18 sudah berakhir. Untuk anarkis tidak ada tapi mungkin ada beberapa mungkin yang diluar kendali, tetapi kita sudah kasi pengertian,” paparnya.

Dari pihak kepolisian sendiri, dikatakan olehnya mengerahkan ratusan personil untuk mengamankan jalannya kegiatan ini.

“Total ada 316 personil, terbagi dari 218 personil Polres Karangasem, 91 BKO Polda Bali, dan 7 Ditintelkam Polda Bali,” pungkasnya.

 

Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Achmad Fahmi Adiatma (tengah) memimpin olah TKP di lokasi kejadian di Geneng, Ngawi, Kamis (31/8). (ISTIMEWA)
Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Achmad Fahmi Adiatma (tengah) memimpin olah TKP di lokasi kejadian di Geneng, Ngawi, Kamis (31/8). (ISTIMEWA)
Editor : I Putu Suyatra
#bali #desa adat #Bukit Gumang #resort #karangasem #bugbug