BALI EXPRESS - Viralnya konten Tugek di berbagai flatform media sosial tidak terlepas dari konten yang dibuat akun @vionalisa_.
Akun Vionalisa yang memiliki 26,4 ribu pengikut di Tiktok ini banyak mengunggah konten yang membahas soal perbandingan Tugek yang merupakan perempuan berkasta dengan laki-laki jaba atau tidak berkasta.
Mulai dari tipe laki-laki, makanan, pakaian hingga rumah Tugek juga turut menjadi bahan konten.
Akun Vionalisa banyak membagikan konten-konten yang memabahas Tugek. Bahkan ada tiga konten yang sampai viral dan ditonton hingga jutaan kali.
Dari sekian banyak konten yang membahas Tugek, salah satu konten yang mendapat banyak komentar dan paling banyak ditonton adalah soal cowok idaman Tugek.
Hingga kini konten milik akun Vionalisa tersebut telah ditonton 6,6 juta kali. Bahkan di bagian kedua juga mendapat 1,5 juta tayangan dan bagian ketiga konten ini ditonton hingga 1,3 juta kali.
Kepada Bali Express, Kamis (31/08), akun Vionalisa mengungkap awal mula membuat konten tentang Tugek. Grup yang terdiri dari Aldi, Paijo, Surya, Adit, Gus Ari, Satria dan Andre ini melihat fenomena Tugek memang cukup ramai dibahas di media sosial.
Mereka pun berinisiatif membuat konsep yang sama dengan gaya berbeda dengan tetap mengedepankan fenomena lokalnya.
“Kita pun berpikir bagaimana membuat suatu vidio dengan pembahasan yang sama dengan konsep yang sudah ada, lalu kami kembangkan yg lebih ke gaya kami dan tetap ada rasa lokalnya,”ungkap salah satu di antara mereka.
Konten-konten Vionalisa yang related dengan kehidupan masyarakat membuat karyanya disukai banyak orang. Pihaknya mengaku mencari ide konten dengan mengobservasi fenomena sosial. Bahkan tak jarang ide konten didapat dari pengalaman sendiri.
“Bisa dibilang pengalaman pribadi juga. Tak hanya itu, kami juga ngobservasi fenomena sosial sekarang dan dikemas dengan gaya candaan kami ,”jelasnya.
Pihaknya pun merasa senang karena konten yang dibuat bisa diterima oleh masyarakat dan bisa menghibur, khususnya masyarakat Bali.
Bahkan ada beberapa penonton yang merequest untuk vidio selanjutnya mau dibuatkan type yang lain.
“Support dari orang, doa dan dikenal banyak orang membuat kami semangat lagi untuk membuat konten selanjutnya,” pungkasnya.
Editor : Nyoman Suarna