BALI EXPRESS- Pernyataan Jro Jepang yang mengaku meminta maaf kepada Jro Mangku Widhi hanya akting menjadi sorotan warganet di Bali.
Pasalnya pengakuan tersebut berbanding terbalik saat Jro Jepang meminta pulang usai pembuktian kesaktian Jro Mangku Widhi berakhir panas.
Melalui akun Tiktoknya @Jro_Jepang_MG1, Jro Jepang mengunggah kembali cuplikan video pertemuan dirinya dengan Jro Widhi.
Dalam unggahan tersebut Jro Jepang menyebut kesaktian Jro Widhi tidak terbukti lantaran saat ia diipnosis ia tak mati suri.
“Karena saya tidak pingsan juga atau tidak mati suri seperti yang dia lakukan, ganti cara jabat tangan tapi tetap saya masih sadar,” jelas Jro Jepang.
Lebih lanjut, Jro Jepang yang tak mempan diipnosis kemudian menyebut Jro Mangku Widhi membawa warganya untuk diipnosis dan tentu hal ini berhasil. Tentu hal ini sebutnya tidak netral dan juga pembodohan.
“Saya tidak mau karena itu adalah tidak netral. Fix tau kan yang mana pembodohan?” ungkapnya.
Unggahan Tiktok itupun ramai diserang warganet. Mereka memberikan komentar yang beragam bahkan menyebut jika Jro Jepang adalah pemilik kartu kuning.
“Kalau tidak salah tyang lihat di video full Youtube disuruh cari orang di luar desa untuk pembuktian, kok tyg lihat Jro naik motor pengen pulang?” komentar salah satu warganet di unggahan akun @Jro_Jepang_MG1 yang dikutip Bali Express (Jawa Pos Group), Jumat 1 September 2023.
“Bli dadi Jro mawinten? Asane pil e telah sing bli? Jleme ngelah kartu kuning asane ne,” tulis komentar lain.
“Sebenernya bpjsnya masih aktif, tapi beliau memilih rawat jalan,” ujarnya.
“Jro yen dados tunas sampunang taksu Baline anggen ngalih gae, intine ngiring ajegang taksu Baline,” sambung komentar warganet lain.
Hingga berita ini disusun, unggahan tersebut telah ditonton 90,1 ribu kali, mendapatkan 780 likes dan 456 komentar.
Sebelumnya, Jro Jepang menyambangi Jro Mangku Widhi ke kediamannya di Kawasan Gianyar, Rabu 30 Agustus 2023 malam.
Hal ini dilakukan untuk pembuktian ilmu Ipnosis yang sempat dipraktekkan Jro Mangku Widhi pada pementasan calonarang.
Pembuktian yang dimaksud Jro Jepang adalah ingin menguji metode ipnosis yang dilakukan Jro Mangku Widhi, sebab ia beranggapan jika kemampuan Jro Mangku Widhi membuat orang mati suri hanya rekayasa. (*)
Editor : I Made Mertawan