MANGUPURA, BALI EXPRESS – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta melaksanakan koordinasi di Kementerian Desa dan Kementerian Dalam Negeri, Jumat (1/9).
Turut mendampingi Kepala Dinas PMD Komang Budi Argawa bersama Kabid PKLD, Wakil Ketua TP PKK Badung Wayan Kristiani, serta jajaran pengurus TP PKK kabupaten Badung.
Baca Juga: Ketua TP PKK Badung Terima Kunja TP PKK Kotawaringin Timur
Nyonya Seniasih Giri Prasta menyatakan, PKK merupakan organisasi/lembaga kemasyarakatan yang mempunyai akar rumput sampai komunitas masyarakat paling bawah yaitu Dasawisma. PKK juga disebutkan mampu menggerakkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat sampai tingkat komunitas yang paling kecil, yaitu keluarga.
“PKK adalah potensi yang harus dioptimalkan kekuatannya. Oleh sebab itu kami bersama Ibu Wakil Ketua, Bapak Kadis PMD bersama jajaran, serta pengurus TP PKK Kabupaten Badung melaksanakan koordinasi langsung ke Kemendes dan Kemendagri untuk mendengarkan arahan, petunjuk, dan mendapatkan strategi sinkronisasi regulasi terkait penganggaran dana kegiatan PKK guna mengoptimalkan peran strategis PKK dalam rangka mendukung program pemerintah pusat hingga pemerintah desa,” ujar Ketua TP PKK Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta.
Menurutnya, hal ini adalah langkah berkelanjutan yang ditempuh TP PKK Badung, membangun sinergitas sekaligus menjalin koordinasi dan kerja sama yang baik dengan pihak Kementrian terkait. Guna mengatasi permasalahan yang ada di tengah masyarakat. Sehingga TP PKK Badung bisa mengambil peran lebih dalam mewujudkan visi misi pemerintah pusat hingga desa dalam mewujudkan SDGs desa.
Baca Juga: TP PKK Badung-BNN Sepakat Ciptakan Komitmen Keluarga Anti-Narkoba
“Ada banyak pekerjaan rumah yang harus dilaksanakan oleh TP PKK Kabupaten Badung, mulai dari program pemerintah pusat hingga ke pemerintah desa, meliputi pengentasan kemiskinan, stunting, kekerasan terhadap anak dan perempuan, kenakalan remaja, lingkungan, UP2K, perekonomian perempuan, problem ideologi, kependudukan dan masih banyak lagi. Maka PKK harus punya inovasi, harus kreatif/smart, tidak hanya pada level Kabupaten tetapi sampai pada PKK tingkat Desa, anggota PKK juga merupakan bagian dari motor penggerak mewujudkan SDGs Desa,” jelasnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana