Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tebing Longsor Sebabkan 3 Orang Meninggal Dunia, Bupati Karangasem Ungkap Kerawanan di Lokasi Kejadian

I Wayan Adi Prabawa • Selasa, 12 September 2023 | 23:39 WIB
Bupati Karangasem I Gede Dana bicara soal tebing longsor yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.
Bupati Karangasem I Gede Dana bicara soal tebing longsor yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

AMLAPURA, BALI EXPRESS- Tiga orang warga Banjar Dinas Kemoning, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem, Karangasem, Bali meninggal dunia karena tertimbun tebing longsor saat mencari batu di Tukad Taksu wilayah setempat, pada Senin 11 September 2023.

Terkait dengan kejadian tebing longsor itu, Bupati Karangasem I Gede Dana belum berani memastikan, apakah ada yang dilanggar atau tidak pada aktivitas warga tersebut. Hal itu diungkapkan Gede Dana ketika ditemui di Kantor Bupati Karangasem pada Selasa 12 September 2023.

Gede Dana beranda-andai, apabila ada yang dilanggar sehingga tebing longsor dan menimbulkan korban nyawa, maka akan dilakukan penutupan aktivitas di sana.

“Kami lihat aturannya dulu, kalau ada yang dilanggar ya harus ditutup. Kalau tidak ada yang dilanggar paling kami memberikan arahan, ini jangan, ini boleh,” kata Gede Dana.

Dirinya turut berbela sungkawa atas kejadian yang menimpa warga  tersebut. Gede Dana berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Ia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika melakukan penggalian tersebut.

Terlebih, tempat itu disebutnya sebagai wilayah yang rawan longsor. Apalagi di sana merupakan bekas galian C.

“Di tempat galian, hampir semua rawan. Yang namanya galian membuat kubangan pasti rawan, sehingga harus hati-hati,” tandasnya.

Sebelumnya, Perbekel Desa Bhuana Giri I Nengah Diarsa mengaku di wilayah tersebut memang ada belasan warga yang berprofesi sebagai tukang cari batu tabas.

Mereka melakukan itu secara berkelompok. “Ada yang lima orang, dua orang, atau berapa, tergantung kesepakatan mereka,” terang Diarsa.

Dirinya pun mengaku sudah mengimbau masyarakat yang berprofesi sebagai pencari batu secara manual.

“Bukan hanya atas kejadian ini, kami sudah imbau apabila situasi tidak memungkinkan agar menjauh,” pungkasnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#tebing longsor #bupati karangasem