GIANYAR, BALI EXPRESS- Komisioner Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Bali I Kadek Ariasa bercerita panjang tentang stop bullying di SDN Hindu 4 Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, Jumat 22 September 2023.
Selain diikuti ratusan siswa kelas I sampai VI, sosialisasi stop bullying yang dilaksanakan KPPAD Bali ini juga dihadiri para guru, mahasiswa praktik mengajar dan beberapa orang tua siswa.
Komisioner KPPAD asal Desa Mas, Kecamatan Ubud, Gianyar ini mengatakan fenomena bulying sejatinya bisa dicegah.
Salah satunya dengan cara memberikan hukuman positif kepada anak yang cenderung nakal.
Jangan justru sebaliknya, anak nakal menjadi semakin nakal gara-gara cara menghukumnya tidak tepat.
Hukuman positif itu misalnya anak diajak menulis cerita kehidupan sehari-hari, membuat puisi, kemudian menceritakan kembali tulisan tersebut.
Ariasa menegaskan sudah tidak zamannya lagi menghukum siswa dengan berdiri di depan kelas dengan satu kaki, lari keliling lapangan atau menggosok WC.
“Ayah bunda, guru, semua warga sekolah tidak boleh memberi hukuman secara fisik, termasuk hukum negatif. Yang boleh adalah hukuman positif. Contoh, membuat cerita tentang keluarga,” jelas Ariasa.
“Jadi dia akan menulis satu halaman diceritakan kembali sehingga dia belajar lagi. Mari kita sebagai orang tua sama sama lakukan pencegahan,” tambah Ariasa.
Dikatakannya, sosialisasi kali ini menjadi cukup istimewa karena untuk pertama kalinya KPPAD menjamah sekolah berlabel Hindu di Gianyar.
“Ini pertama kali ada sekolah dengan identitas Hindu yang berinisiatif melakukan kegiatan pencegahan dini terhadap potensi dan dampak kekerasan bullying yang makin marak terjadi akhir-akhir ini,” jelasnya.
Baca Juga: Upacara Mapandes Hindu Bali: Makna, Simbolisme, dan Mitologi yang Menarik
Ariasa juga terkesan saat dirinya menampilkan video Kindness Boomerang, ada salah satu siswa yang menerjemahkan makna video tersebut sesuai ajaran agama Hindu yakni Tat Twam Asi.
“Itu sebuah jawaban yang spontan dan brilian seorang anak. Karena sudah memahami dalam hidup ini kita hendaknya selalu saling tolong menolong,” ungkapnya. (*)
Editor : I Made Mertawan