BALI EXPRESS - I Gede Ari Suardika alias Ary Ulangun tengah berseteru dengan penekun spiritual muda Bali Jero Dasaran Alit.
Ary Ulangun adalah orang yang pertama kali memposting dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum pemangku itu terhadap perempuan berinisial NCK di akun media sosialnya.
Bahkan Ary Ulangun disebut menjebak Jero Dasaran Alit hingga terjadi kasus dugaan pelecehan seksual ini.
Ini bukan pertama kali Ary Ulangun dan Jero Dasaran Alit berseteru.
Sebelumnya ia juga sempat berseteru gara-gara kasus segehan boleh diganti dengan nasi babi guling.
Bahkan keduanya sempat bertemu dan melakukan debat secara live di Facebook.
Ary Ulangun mengungkap alasan begitu getol membela terduga korban untuk mencari keadilan dikarenakan sang istri juga pernah menjadi korban pelecehan di tempatnya bekerja.
“Aku gak mau hal itu (pelecehan-read) terjadi lagi kepada orang lain,” jelasnya, Minggu (24/09).
Ary Ulangun menyebut, tidak hanya mengawal kasus pelecehan yang diduga melibatkan oknum pemangku muda itu, namun sebelumnya ia juga ikut mengawal kasus pelecehan yang dilakukan oleh oknum dosen.
“Ya kalau kasus yang melibatkan DA ini kebetulan aja. Sebelumnya aku juga sempat melaporkan kasus pelecehan yang dilakukan oleh oknum dosen,” bebernya.
“Kebetulan juga terduga korban punya bukti, visum dan lain lain,” sambungnya.
Meski terlibat perseteruan dengan Jero Dasaran Alit, namun Ary Ulangun tidak bermaksud menguliti keburukan oknum pemangku tersebut.
Ia hanya berbicara dengan fakta dan bukti yang dimiliki. Ia pun berpesan kepada Jero Dasaran Alit agar menghadapi segala permasalahan secara laki-laki.
“Kebenaran adalah kebenaran, kepalsuan adalah kepalsuan, dan laki-laki adalah laki-laki, jangan disamakan,” sindirnya.
“Maksudnya sifatnya ya. Kalau memang tidak sependapat jangan main blokir, adu argument ya adu argument. Dalam kasus ini saya dibilang menjebak, ya buktikan saja di mata hukum,” pungkasnya.
Editor : Nyoman Suarna