SINGARAJA, BALI EXPRESS - Perseteruan Ary Ulangun alias I Gede Ary Suardika dengan Jero Dasaran Alit sempat mereda. Kini keduanya kembali memanas.
Bukan tanpa alasan. Saat ini Ary Ulangun tengah menyoroti perbuatan Jero Dasaran Alit yang dituding melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan berinisial CN.
Ary Ulangun menyebut dirinya tidak kenal dengan CN, perempuan asal Buleleng yang melaporkan Jero Dasaran Alit.
Tetapi sebelum mengadu perihal permasalahannya dengan Jero Dasaran Alit, perempuan itu juga sempat meminta pertolongan, tetapi Ary Ulangun tidak begitu menghiraukan.
“Saya sempat dihubungi tapi saya tidak ngeh. Dia juga sempat cerita ke pacarnya. Karena saya tidak kenal, saya juga tidak save kontaknya jadi kurang ngeh. Karena banyak chat yang masuk saat itu,” terang Ary, Senin 25 September 2023.
Kedua kalinya saat Kamis 21 September 2023 malam, CN menghubunginya lagi. Saat itulah Ary Ulangun baru meresponnya.
CN bercerita kepada bahwa ia mendapat perlakuan tak senonoh dari Jero Dasaran Alit. Ary tidak langsung percaya. Ia meyakinkan kembali dan CN menyebut dirinya diperkosa.
Dari pengakuan CN yang seperti itu Ary meminta CN untuk melakukan visum di salah satu rumah sakit di Tabanan.
“Saya tanya ada bukti dan saksi, daripada ke saya kan gak dapat apa-apa. Saya yakinkan lagi. Pas ditanya bilang benar, saya suruh visum. Lalu tim saya dari Gerakan 10Ribu Mimpi yang ada di sana mengantar buat laporan ke Polres Tabanan,” tambahnya.
Dari penuturan Ary, korban CN saat itu sedang ada masalah. Kemudian ia bercerita kepada Jero Dasaran Alit lewat DM Instagram.
Dalam percakapan itu, Jero Dasaran Alit pun menawarkan solusi untuk menenangkan CN. Yakni mengajak CN untuk jalan-jalan keliling kota Tabanan, Bali.
Ia menjemput CN. Ia juga meminta CN mengirimkan peta lokasi kosnya. CN menyanggupi dan mengirimkan lokasi kosnya lewat pesan WhatsApp.
“Kalau sudah sampai shareloc dan datang mungkin ada kesepakatan di antara keduanya untuk jalan-jalan itu,” ujar Ary.
Setelah berjalan-jalan, CN lalu diantarkan kembali ke kosnya. Di tempat kos itu CN menyebut Jero Dasaran meminjam toilet untuk buang air kecil.
“Hanya itu saja dia bilang. Tapi saat chat saya, korban bilang diperkosa. Nanti biarlah hukum yang berbicara seperti apa benarnya,” imbuhnya.
Terkait klasifikasi yang dilakukan oleh Jero Dasaran Alit beberapa waktu lalu, Ary merasa janggal.
Dalam klarifikasi itu disebutkan ada laporan pada Rabu. Padahal ia dan CN baru bertemu pada hari Kamis. “Bagaimana bisa laporannya lebih dulu daripada kejadiannya. Kan aneh,” singkatnya.
Ary pun tidak tersinggung bila dirinya disebut memfitnah dan menjatuhkan orang lain. Hanya saja, Ary berharap agar Jero Dasaran Alit tidak memanipulasi keadaan.
“Dia bilang fitnah ya terserah. Nanti kan hukum yang bicara. Kalau mau klarifikasi tolong jangan manipulatif. Saya berani jamin,” kata dia.
Menyangkut kondisi korban, Ary menyebut korban mengalami trauma. Kini CN sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Tabanan. Kondisinya sempat melemah setelah kejadian yang dialaminya. “Korban susah makan. Opname di RS Tabanan,” ungkapnya. (*)
Editor : I Made Mertawan