Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kemarau Panjang, Desa Adat Seraya Karangasem Gelar Tradisi Gebug Ende untuk Memohon Hujan

I Wayan Adi Prabawa • Rabu, 4 Oktober 2023 | 00:06 WIB
Krama Desa Adat Seraya Karangasem, Bali melaksanakan Gebug Ende di Pura Puseh dan Bale Agung untuk memohon hujan, Selasa 3 Oktober 2023.
Krama Desa Adat Seraya Karangasem, Bali melaksanakan Gebug Ende di Pura Puseh dan Bale Agung untuk memohon hujan, Selasa 3 Oktober 2023.

KARANGASEM, BALI EXPRESS- Desa Adat Seraya, Karangasem, Bali masih melestarikan tradisi Gebug Ende. Tradisi ini dipercaya untuk memohon hujan.

Gebug Ende dilangsungkan pada Selasa 3 Oktober 2023 di Pura Puseh dan Bale Agung desa setempat. Warga silih berganti mengikuti tradisi memohon hujan itu.

Tradisi Gebug Ende dilakukan dengan saling pukul menggunakan penyalin sebagai sarananya.

Ditambah dengan ende yang digunakan untuk menangkis pukulan dalam melaksanakan tradisi itu.

Klian Desa Adat Seraya I Made Salin menjelaskan, Gebug Ende Sakral rutin dilaksanakan setiap satu tahun sekali.

Tradisi Gebug Ende Seraya tersebut dilaksanakan setelah penyineban Usaba Kaja atau Usaba Kapat.

“Kemarin nyineb, sekarang dilaksanakan Gebug Ende. Puncak usaba pada rahina Purnama Kapat,” ujarnya.

Dirinya mengakui, Desa Seraya memang cukup sulit terjadi hujan di wilayah tersebut.

Dengan dilangsungkan Gebug Ende ini diharapkan akan turun hujan yang membuat para petani semringah.

“Tidak ada hujan dari bulan Januari, setelah dilangsungkan tradisi ini kami tinggal menunggu hujan saja,” paparnya. 

Gebug Ende ini akan berlangsung selama tiga hari yang dimulai pada sore hari. Dalam pelaksanaannya minimal terjadi magebug selama tiga kali.

Nantinya akan ada wasit yang disebut Saya sebagai penengah jalannya Gebug Ende. “Ini sudah lebih dari tiga kali, karena minimal dilangsungkan tiga kali,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan data BPBD Karangasem, Desa Seraya merupakan salah satu desa di Kabupaten Karangasem yang berpotensi kekurangan air bersih akibat kemarau panjang tahun ini. (*)

Editor : I Made Mertawan
#bali #memohon hujan #Desa Adat Seraya #kemarau #Gebug Ende