Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Proyek Jalan Dewi Sri Terus Berproses, Rencana Diaspal Minggu Depan

I Putu Resa Kertawedangga • Kamis, 5 Oktober 2023 | 02:26 WIB
PROYEK: Kondisi Jalan Dewi Sri, Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta yang saat ini dalam tahap perbaikan.
PROYEK: Kondisi Jalan Dewi Sri, Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta yang saat ini dalam tahap perbaikan.

BADUNG, BALI EXPRESS - Proyek peningkatan badan Jalan Dewi Sri, Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta, terus berprogres. Pengerjaan badan jalan ini pun akan dilakukak sepanjang 1,2 kilometer dengan lebar 12 meter. Bahkan pengaspalan akan dilakukan pada Senin 9 Oktober 2023. 

 

 

PPK Kegiatan Peningkatan Jalan Simpang Sunset Nakula - Simpang Sentral Park, AA G Kresnayana mengungkapkan, secara angka saat ini pekerjaan sudah menginjak 28 persen, dengan deviasi sebanyak 1,7 persen.

 

 

Pihaknya menuturkan proyek tersebut memiliki nilai kontrak Rp 26 miliar pada ruas jalan sepanjang 1,2 kilometer dan lebar 12 meter. "Kegiatan sekarang sedang pengerjaan agregat untuk pondasi aspal," ujar Kresnayana seizin Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Rabu (4/10)

 

 

Menurutnya, pada minggu kedua Okotober diperkirakan tahapan pengerjaan akan mengarah ke pengaspalan. Pengaspalan tersebut akan dilakukan dengan dua lapisan. "Lapis pertama itu minggu depan. Paling tidak, hari Senin nanti. Mudah-mudahan tidak ada hambatan," ungkapnya. 

 

Untuk proses pengaspalan, pihaknya menerangkan akan dilakukan secara bertahap. Sehingga dalam pengerjaan nantinya tidak sampai menutup total Jalan Dewi Sri. 

 

 

Di samping badan jalan, proyek tersebut juga menyentuh bagian trotoar. Hingga saat ini, ada 600 meter di sisi kiri dan 200 meter di sisi kanan yang masih dikejar penyelesaiannya. 

 

 

Selain itu, ada pula pekerjaan pipa utilitas. Sehingga kabel-kabel yang saat ini masih terpasang melayang di udara baik secara sejajar badan jalan ataupun melintang, akan dipindah ke bawah tanah.

 

 

"Tapi yang jelas, yang kita kejar saat ini adalah penyelesaian badan jalannya. Agar di sana tidak lama berdebu," ucapnya seraya memastikan bahwa penyiraman telah rutin dilakukan guna menyikapi dampak debu beterbangan.

 

Lebih lanjut Kresnayana menjelaskan, peningkatan Jalan Dewi Sri dilakukan untuk menyikapi banjir seperti yang sempat terjadi beberapa tahun lalu.

 

Hal ini diakibatkan kondisinya yang cekung, kemudian menjadi tempat berkpulnya air hujan. “Mudah-mudahan ke depan tidak lagi tergenang di sana," imbuhnya (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #dewi sri #pengaspalan #jalan #badung