Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pemerintah Fokus LRT, Bagaimana Nasib Trans Metro Dewata ?

Rika Riyanti • Sabtu, 7 Oktober 2023 | 03:54 WIB
Trans Metro Dewata.
Trans Metro Dewata.


DENPASAR, BALI EXPRESS - Pemerintah tengah mengupayakan pembangunan Light Rail Transit (LRT) di Bali dimulai paling lambat Juni 2024 mendatang. Segalanya tengah diperhitungkan dengan matang.

 

Namun di sisi lain, Bali telah memiliki sejumlah moda transportasi umum. Salah satunya, Bus Trans Metro Dewata. Tak sedikit komentar yang dilontarkan di sosial media, menyarankan agar lebih baik memperbaiki kualitas transportasi yang sudah ada ketimbang mengadakan moda transportasi baru.

 

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta menyampaikan, banyak proses telah berjalan begitu juga banyak hal yang telah dipertimbangkan. Pihaknya pun mengaku akan melakukan pembenahan untuk Trans Metro Dewata.

 

“Trans Metro itu kita dorong, kita perbaiki kemudian kereta kita bangun juga. Tidak satu-satu semua kita perbaiki,” ungkapnya, Jumat (6/10).

 

 

Nantinya, Bus Trans Metro Dewata ini diharapkan dapat saling mendukung kelancaran para wisatawan dalam hal bertransportasi dengan LRT. “Ini harus saling mendukung, saling support antara Trans Metro dengan LRT kalau tidak saling support LRT tidak dapat muatan. Jadi Trans Metro akan dapat muatan dari LRT, begitu sebaliknya. Nanti Trans Metro akan terkoneksi sangat kuat dengan LRT di Central Parkir,” jelasnya. 

 

 

Lebih lanjut terkait LRT, pembangunan transportasi ini rencananya akan dibangun di bawah tanah dengan kedalaman 30 meter. Pihaknya pun sepakat, bahwa hal yang harus dipastikan adalah soal pendanaan yang jelas, agar kemudian dapat melakukan ground breaking.

 

“Jangan sampai pendanaan tidak siap kemudian dilakukan ground breaking karena ini infrastruktur publik peran pemerintah,” katanya.

 

 

Beberapa waktu lalu kata dia, Menteri Bapenas meminta agar pemerintah dapat turut serta sekaligus membuka opsi terkait sumber pendanaan. “Ini yang kita lihat seperti apa ini bisa ditempatkan di dalam model projectnya. Kita akan membutuhkan depo stasiun dan transit development, kita akan lihat kebutuhan berapa masih banyak waktu menghitung bagian itu kalau secara lahan itu clear karena bawah tanah,” ucapnya.(*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #pembangunan #transportasi #lrt #Trans Metro Dewata #pemerintah