Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pemdes Banjarangkan Akan Sulap Beji Tukad Bubuh Jadi Destinasi Wisata, Ini Penjelasan Perbekel

I Dewa Gede Rastana • Rabu, 11 Oktober 2023 | 20:45 WIB
DITATA : Penataan kawasan Tukad Bubuh, Banjar Koripan, Desa/Kecamatan Banjarangkan. Atau tepatnya disebelah timur Goa Jepang.
DITATA : Penataan kawasan Tukad Bubuh, Banjar Koripan, Desa/Kecamatan Banjarangkan. Atau tepatnya disebelah timur Goa Jepang.


KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – Pemerintah Desa Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, saat ini tengah mempersiapkan pengembangan destinasi wisata dengan menata kawasan Tukad (Sungai) Bubuh, yang ada di Banjar Koripan, Desa/Kecamatan Banjarangkan. Atau tepatnya disebelah timur Goa Jepang.


Perbekel Desa Banjarangkan, Anak Agung Gde Indrawan Diputra menjelaskan bahwa penataan itu berawal dari ketika pihaknya mencoba melirik potensi yang dimiliki Desa Banjarangkan. “Kita mencari potensi apa yang bisa dikelola agar bisa menjadi sumber pendapatan bagi desa, dan kebetulan ada Tukad Bubuh,” ujarnya Rabu (11/10).

 


Terlebih lokasi Tukad Bubuh ini berdekatan dengan objek wisata bersejarah, Goa Jepang sehingga sangat memungkinkan untuk dikelola. “Di satu sisi beji disana biasa digunakan masyarakat untuk upacara Yadnya seperti Ngening,” imbuhnya.

 


Sehingga pihaknya kini mulai menata kawasan tersebut yang nantinya akan diberi nama The Beji dengan anggaran kurang lebih Rp200 Juta bersumber dari APBDes. Akan dibangun wantilan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat saat melakukan upacara Yadnya hingga tempat berekreasi bersama keluarga dan teman-teman.

 

Termasuk dapat dimanfaatkan oleh instansi pemerintahan maupun swasta untuk menggelar rapat. “Konsepnya kembali lagi menyatu dengan alam,” lanjut Diputra.

 


Setelah rampung, nantinya The Beji ini akan dikelola oleh BUMDes Pertiwi Jagadita Banjarangkan. Lewat penataan kawasan itu, tidak hanya berharap dapat menambah pendapatan desa namun juga dapat bermanfaat bagi pemberdayaan masyarakat. “Tentunya juga dapat mengurangi angka pengangguran, nanti disana kita juga akan menjual produk lokal,” paparnya.

 


Apalagi kawasan itu berdekatan dengan Goa Jepang yang merupakan salah satu objek wisata bersejarah di Kabupaten Klungkung. Dan bisa saja direncanakan wisata edukasi karena Goa Jepang memiliki nilai historis yang kuat saat penjajahan Jepang.

 

“Goa Jepang itu kewenangan kabupaten, dulu kita belum siap kedepan kalau ini sudah jalan tentu akan terintegrasi. Satu sisi Goa Jepang punya fasilitas parkir yang memadai,” bebernya.

 


Dan diharapkan dalam waktu dekat ini penataan sudah rampung dikerjakan. “Target kita di tahun 2023 ini lah sudah rampung, sekarang sudah 50 persen,” tandasnya. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #Beji #goa jepang #wisata #klungkung #Penataan #banjarangkan