Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Penemuan Pria Jember Tewas Tergantung di Tower Kos-kosan di Denpasar, Sempat Hubungi Anak Sakit

I Gede Paramasutha • Rabu, 25 Oktober 2023 | 19:31 WIB
EVAKUASI: BPBD Kota Denpasar mengevakuasi jenazah Am ke  RSUP Prof Ngoerah. Pria asal Jember ini ditemukan tewas tergantung di tower kos-kosan. Pria itu sempat menghubungi anaknya yang sakit.
EVAKUASI: BPBD Kota Denpasar mengevakuasi jenazah Am ke RSUP Prof Ngoerah. Pria asal Jember ini ditemukan tewas tergantung di tower kos-kosan. Pria itu sempat menghubungi anaknya yang sakit.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Seorang pria berinisial Am, 34, nekat akhiri hidupnya di sebuah tower air kos-kosan.

Pria asal Jember, Jawa Timur ini ditemukan tewas tergantung di Jalan Besakih, Desa Pemogan, Denpasar Selatan, pada Selasa (24/10), sore.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, kejadian ini awalnya disadari oleh rekan korban berinisial Ar dan WCP.

"Teman korban curiga, sebab di hari kejadian itu, selama seharian korban tidak terlihat," tuturnya, Rabu (25/10).

Menurut keterangan Ar kepada polisi, saat dirinya bangun tidur sekitar pukul 08.00, Am sudah tidak berada di kosnya.

Saksi mengira pria asal Jember, Jawa Timur tersebut sudah berangkat kerja ke proyek. Sehingga, saksi juga berangkat kerja seperti biasa. 

Anehnya, di proyek tempat mereka bekerja, ternyata korban juga tidak ada.

Usai bekerja, Ar pun pulang ke kos-kosan sekitar pukul 17.00. Namun, Am tidak terlihat juga. Maka dari itu, teman mereka WCP mencari-cari di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). 

Tak disangka, ada kaki yang menjuntai di sebelah tower air.

Setelah dipastikan, ternyata korban tewas tergangung.

"Saat ditemukan korban memakai kaus warna hijau dan celana pendek warna krem," tambahnya.

Lebih lanjut, menurut Ar, sebelum diduga mengakhiri hidupnya, korban sempat menghubungi anaknya dan menanyakan kondisi sang anak yang sedang sakit, pada malam sebelumnya.

Berikutnya, Polsek Denpasar Selatan dan Tim identifikasi Polresta Denpasar yang menerima informasi kejadian ini datang ke TKP.

Jenazah Ar diturunkan dan dilakukan pemeriksaan.

"Hasilnya nihil ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Kain yang mengikat leher korban menggunakan simpul hidup. Dari kemaluan korban keluar sperma," tandasnya.

Berdasarkan fakta-fakta atau hasil pemeriksaan di lapangan, korban disinyalir meninggal dunia murni karena mengakhiri hidup dengan motif permasalahan ekonomi. Selanjutnya jenazah Am dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof Ngoerah (Sanglah) Denpasar.

Editor : Nyoman Suarna
#anak #tergantung #tewas #jember #sakit #pria #kos-kosan