Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Selain Babak Belur, Ini Kalimat yang Bikin Pemuda di Nusa Penida Tersinggung, Oknum Pecalang Dipolisikan

I Dewa Gede Rastana • Senin, 30 Oktober 2023 | 00:02 WIB
DIPERIKSA : Oknum Pecalang yang diduga melakukan pemukulan terhadap korban saat diamankan di Mapolsek Nusa Penida.
DIPERIKSA : Oknum Pecalang yang diduga melakukan pemukulan terhadap korban saat diamankan di Mapolsek Nusa Penida.

 

KLUNGKUNG, BALI EXPRESS - Seorang pemuda berinisial MJ, 25, asal Desa Bungamekar, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, melapor ke Polsek Nusa Penida setelah menjadi korban penganiayaan saat melintas di Jalan Raya Banjar Nyuh, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali, Sabtu (28/10).

 

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, peristiwa itu bermula ketika sekitar pukul 16.50 WITA korban yang mengemudikan mobil akan keluar dari Pelabuhan Banjar Nyuh. Namun didepan kantor Angel Billabong terjadi kemacetan kemudian korban didatangi oleh oknum Pecalang yang sedang berjaga bernama IGK lalu menyuruh korban memundurkan mobil yang dikemudikannya.

 


Namun korban tidak memundurkan mobilnya karena dibelakang mobil korban ada mobil lain. Kemudian korban diminta untuk meminggirkan mobilnya ke samping namun korban tidak melakukannya karena di samping mobil korban ada mobil lain.

 

Sehingga korba disuruh keluar dari mobilnya dan Pecalang itu yang akan meminggirkan mobil korban sambil berkata “Kalau kamu tidak bisa bawa mobil jangan bawa mobil” yang membuat korban merasa tersinggung.

 

 

Selanjutnya korban keluar dari mobil dan sempat mengatakan "apa bli" dan setelah korban mengucapkan kata tersebut Pecalang itu langsung memukul korban pada bagian mulut dan diikuti oleh beberapa temannya yang berada di lokasi ikut memukul korban pada bagian muka, leher, dan dada.

 

Sampai kemudian ada seseorang yang tidak diketahui namanya datang melerai dan mengamankan korban. Akibatnya korban mengalami luka pada bibir, dan benjol pada jidat, serta pelipis kiri dan kanan.

 

 

Atas peristiwa itu, korban pun melapor ke Polsek Nusa Penida.

 

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Nusa Penida Kompol Ida Bagus Putra Sumerta membenarkan perihal peristiwa tersebut.

 

 

Menurutnya setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan olah TKP serta meminta keterangan para saksi. "Kami dapatkan informasi bahwa saat kejadian itu sedang ada upacara Ngaben, jadi terlapor ini sedang bertugas sebagai Pecalang dan korban kebetulan melintas," paparnya Minggu (29/10).

 

Ditambahkannya jika kala itu terjadi selisih paham yang membuat kedua belah pihak sama-sama 'panas' hingga peristiwa pemukulan itu terjadi. "Saat ini terlapor (oknum Pecalang) sudah kita amankan dan masih kita mintai keterangan, " pungkas Kompol Sumerta. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #pecalang #pemukulan #penganiayaan #klungkung #nusa penida