BADUNG, BALI EXPRESS - Pencarian hari kedua terhadap warga negara asing asal China bernama Xiao Fong Jhony, 34, yang hilang terseret arus di Pantai Batu Belig, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, akhirnya membuahkan hasil.
Pada Rabu (8/11), korban ditemukan mengambang dalam kondisi tak bernyawa alias tewas.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Denpasar Wayan Suwena menerangkan, pada pencarian hari kedua ini, Kantor SAR Denpasar (Basarnas Bali) telah mengerahkan personil dan peralatan laut sejak pagi.
"Kami menggerakkan dua unit jetski, satu unit perahu karet dan personil berjumlah 15," ujar Suwena.
Tim SAR gabungan dibagi dalam dua lokasi pencarian, yaitu melalui laut dan darat.
SRU laut memulai pergerakan dari Pantai Kelan. Sementara itu SRU darat ditempatkan di Pantai Batu Belig untuk menyisir di sepanjang bibir pantai.
Hingga pukul 08.50, personil yang menggunakan jetski akhirnya menemukan Xiao mengambang di tengah laut dalam keadaan tewas.
"Korban mengambang di depan Pantai Petitenget, kurang lebih 100 meter dari bibir pantai," tambahnya.
Selanjutnya jenasah korban dievakuasi oleh tim jetski ke Pantai Batu Belig untuk dibawa ke Rumah Sakit Prof Ngoerah Denpasar.
Diberitakan sebelumnya, dua warga negara asing yang berkunjung ke Pantai Batu Belig, Desa Adat Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, tiba-tiba terseret ombak, Selasa (7/11) sore.
Kedua korban diketahui merupakan suami istri.
Sang pria berkebangsaan China bernama Xiao Fong Jhony, 34, dan istrinya wanita asal Ukraina bernama Karina Melnycuk, 30. Menurut Kapolsek Kuta Utara Kompol Made Pramasetia, peristiwa ini bermula ketika pasutri itu berkunjung ke TKP bersama temannya.
"Mereka sempat menyewa payung longcheer, lalu makan ke Restaurant W Hotel Seminyak," ujarnya.
Kemudian pasutri itu pun bersama temannya yang lain mandi di area yang terdapat bendera merah. Tiba-tiba, datang ombak besar yang membanting dan menyeret mereka.
Karina dan temannya berhasil diselamatkan oleh petugas Balawista.
Sayangnya Xiao diduga tenggelam dan menghilang.
Selanjutnya Karina dilarikan ke Klinik Medicare, Jalan Raya Petitenget, Kerobokan Kelod agar mendapatkan perawatan.
Menindaklanjuti adanya WNA yang masih hilang terseret arus, Balawista Badung mengerahkan delapan personil dengan mempergunakan satu unit Rubber Boat ke laut untuk mencari Xiao.
Kantor SAR Denpasar, Ditpolair Polda Bali, Satpolair Polres Badung, Piket Fungsi UKL Polsek Kuta Utara, dan BPBD Badung juga mengerahkan personil menuju ke lokasi.
Tim dibagi, ada yang melakukan penyisiran di perairan menggunakan rubber boat dan tim lainnya menyisir di sepanjang bibir pantai.
Sayangnya, saat itu Xiao belum dapat ditemukan.
Editor : Nyoman Suarna