KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – Stok Vaksin Anti Rabies (VAR) di Kabupaten Klungkung sangat terbatas. Terbatasnya VAR itu bukan karena tidak ada anggaran untuk membeli VAR, namun pihak produsen belum mampu untuk memproduksi. Maka dari itu masyarakat diimbau untuk senantiasa waspada dan menghindari gigitan hewan penular rabies (HPR).
Kadis Kesehatan Kabupaten Klungkung, drg. Ratna Dwijawati, menjelaskan bahwa stok VAR di Kabupaten Klungkung saat ini sangat terbatas. Dimana per Senin (13/11) hanya tersisa 10 vial VAR. “Karena memang stoknya terbatas,” tegasnya Selasa (14/11).
DItambahkannya jika terbatasnya stok VAR bukan karena tidak ada anggaran untuk membeli, namun memang karena tidak ada rekanan yang mampu menyediakan VAR itu sendiri. Padahal Diskes Klungkung sendiri masih memiliki anggaran sebesar Rp212.840.000 untuk pengadaan VAR. “Anggaran ada (APBD), dari provinsi pun ada. Cuma barang vaksinnya yang tidak ada,” sebutnya.
Pihaknya pun terus berupaya menekan penggunaan VAR dan SAR. Di antaranya dengan terus berkoordinasi dengan seluruh puskesmas untuk melakukan langkah-langkah promotif ke masyarakat. “Selain itu kita juga imbau masyarakat untuk menghindari gigitan HPR. Serta berkoordinasi dengan Puskeswan untuk terus menggalakkan vaksinasi kepada HPR,” pungkasnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana