Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Hendak ke Kebun, Warga di Jembrana Bali Temukan Pria Tergeletak di Pinggir Jalan

I Gde Riantory Warmadewa • Rabu, 6 Desember 2023 | 14:34 WIB

 

Petugas melakukan identifikasi korban meninggal dunia di pinggir jalan Gang Mangga, Banjar Lebih, Desa Asahduren, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa 5 Desember 2023.   
Petugas melakukan identifikasi korban meninggal dunia di pinggir jalan Gang Mangga, Banjar Lebih, Desa Asahduren, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa 5 Desember 2023.  

JEMBRANA, BALI EXPRESS - Penemuan mayat yang tergeletak di pinggir jalan Desa Asahduren, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali pada Selasa 5 Desember 2023 membuat heboh warga sekitar.

Saat ditemukan, mayat yang masih berpakaian lengkap itu dalam posisi telungkup. Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Pekutatan.

Kapolsek Pekutatan Kompol I Wayan Suastika saat dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat itu.

Kejadian itu pertama kali diketahui I Ketut Wiratna,49 yang saat itu hendak berangkat ke kebun sekitar pukul 09.45 Wita.

Di perjalanan, ia terkejut melihat ada seseorang dalam posisi tertelungkup di tepi jalan.

Melihat hal tersebut, Wiratna tidak berani melakukan tindakan terhadap korban. Ia memutuskan untuk memberitahu Kelian Banjar Lebih I Made Andi Irawan,38.

"Setelah Kelian Banjar Lebih datang ke lokasi, baru diketahui bahwa seseorang yang tertelungkup tersebut merupakan warga Desa Asahduren bernama I Wayan Sudana,56," terangnya.

Setelah dilakukan koordinasi dan pengecekan awal oleh petugas medis Puskesmas Pekutatan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Baca Juga: Sambangi Umat Kristiani, Bupati Jembrana Tamba Ingin Natal 2023 Berlangsung Aman dan Penuh Kedamaian

Kemudian mayat korban dibawa ke Puskesmas Pekutatan guna dilakukan pemeriksaan luar lebih lanjut.

Suatika menambahkan, dari hasil pemeriksaan menunjukan bahwa tidak ada bekas atau tanda kekerasan pada tubuh korban, namun terdapat luka lecet pada kelopak mata sebelah kiri. 

"Dari keterangan keluarga dimana korban memiliki riwayat sesak dan tensi. Selanjutnya keluarga menyatakan menerima kematian korban sebagai musibah dan monolak untuk dilakukan otopsi, " pungkasnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #jembrana #mayat