BADUNG, BALI EXPRESS – Sejumlah gerobak kreatif pedagang yang pengadaannya sejalan dengan penataan Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali, kini mangkrak.
Puluhan gerobak kreatif tersebut ditempatkan di Pasar Seni Kuta dan di selatan Pura Segara, wilayah Kuta.
Keberadaan gerobak kreatif yang berbahan kayu ulin ini belum berani digunakan oleh Desa Adat Kuta lantaran belum dihibahkan oleh Pemkab Badung.
Bendesa Adat Kuta I Komang Alit Ardana mengatakan ada beberapa gerobak kreatif yang tidak digunakan pedagang.
Namun pihaknya belum berani memberikan kepada pedagang, lantaran masih menunggu hibah dari Pemkab Badung.
“Saat ini lapak (gerobak kreatif) yang mangkrak belum bisa dimanfaatkan karena masih menunggu penyerahan SK PKS (pengelolaan Pantai Kuta). Gerobak itu menjadi satu kesatuan dengan proyek penataan pantai dan belum ada penghibahan ataupun SK PKS,” ujar Alit Ardana, Selasa, 12 Desember 2023.
Pihaknya pun tidak menampik, ada beberapa gerobak kreatif yang kondisinya rusak.
Namun tetap ia proses hibah dari Pemkab Badung yang rencananya dilakukan pada Desember tahun ini.
“Jangan sampai ada temuan, karena itu terkait pertanggungjawaban. Banyak ada yang rusak, kami tidak berani memindahkan,” ungkapnya.
Nantinya setelah diserahkan, Alit Ardana menerangkan akan mengatur penempatan gerobak kreatif.
Sebab, saat ini kondisi tembok penyengker Pantai Kuta sudah lebih rendah. Sehingga tidak mengurangi pemandangan Pantai Kuta.
“Pak Bupati kan ingin bagaimana view pantai ini dapat dinikmati dari jalan dan tidak ada yang menghalangi. Jadi gerobak nanti akan kami sesuaikan kondisi di lapangan. Kan lucu jika temboknya sudah pendek, tetapi malah lapaknya yang menjadi pengganti tembok,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menambahkan akan memindahkan gerobak kreatif yang menghalangi pertokoan di Pasar Seni Kuta.
Sebab para pedagang tersebut juga berkontribusi kepada desa adat. “Nanti gerobak itu akan kami dipindahkan ke sisi selatan Pantai Kuta. Tapi ini masih perlu dipertimbangkan lebih lanjut,” imbuhnya. (*)
Editor : I Made Mertawan