BADUNG, BALI EXPRESS- Razia gabungan digelar oleh Polda Bali bersama pihak terkait, Senin, 11 Desember 2023 sekitar pukul 23.30. Sasarannya adalah tempat-tempat hiburan malam (THM) di Bali.
Tempat hiburan malam yang disasar awal pekan ini ada di Jalan Petitenget, Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.
Sekitar 350 personel dilibatkan dalam razia tempat hiburan malam tersebut. Mereka terdiri dari anggota Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Bali, Sapol PP Bali, Kemenkumham (Imigrasi), Bea Cukai, Denpom, serta Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Bali.
Direktur Ditresnarkoba Polda Bali Kombespol Iwan Eka Putra yang hadir dalam kegiatan itu menerangkan, razia ini berdasarkan dengan direktif dari Dirnarkoba Bareskrim Polri.
Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta memastikan pelaksanaan Pemilu 2024.
"Tentunya kami juga ingin menekan laju peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya lainnya," ujarn Eka Putra.
Pihaknya melakukan tes urine kepada para pengunjung yang ada di tempat hiburan malam serta karyawan atau pengelolanya.
Hasilnya, tidak ditemukan adanya barang berupa narkotika dalam bentuk apapun, ataupun penyalahguna yang positif urine.
Hanya saja, ada satu warga negara Korea Selatan yang menggunakan obat karena alasan mengalami kelainan dalam tubuhnya yang diharuskan meminum obat tersebut setiap hari.
Warga asing itu sudah menunjukan bukti surat anjuran dari dokter di negaranya, sehingga pihaknya tidak mengamankan turis itu.
Selain melakukan tes urine, petugas dari berbagai stakeholder tersebut juga memeriksa minuman-minuman mengandung alkohol yang dijual, apakah sesuai atau tidak sesuai prosedur.
Sementara itu, Bapenda Bali memeriksa prosedur operasional tempat usaha apakah sesuai dengan aturan atau tidak.
Sementara ini belum ada temuan menyalahi aturan. "Kalaupun mungkin ditemukan sesuatu yang tidak sesuai dengan prosedur, nah itu sudah ada stakeholder tertentu yang menanganinya," tambahnya.
Perwira melati tiga di pundak itu memastikan tidak ada indikasi kebocoran informasi terkait kegiatan ini.
"Bisa dilihat saat kegiatan, pengunjung tadi begitu ramainya. Nanti akan ada tempat tempat-tempat lain lagi yang akan kami laksanakan kegiatan tersebut," pungkasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan