BADUNG, BALI EXPRESS - Aksi kebut-kebutan menggunakan sepeda motor alias speeding sangat berbahaya bagi pelaku maupun pengendara lain. Meski merugikan, hal itu diduga dilakukan lagi oleh sekelompok anak muda di Jalanan Bali.
Bahkan, aksi tersebut juga berbuntut kecelakaan dan viral pada Minggu (24/12).
Video speeding oleh anak-anak muda tersebut diunggah oleh beberapa akun media sosial, bahkan oleh pejabat publik. Disebutkan, speeding berujung kecelakaan itu tepatnya terjadi di Jalan Bypass Ngurah Rai, sebelah utara Simpang MCD, Jimbaran, Kuta Selatan Badung, pada Jumat (22/12), sekitar pukul 01.37.
"Ada dua potongan video berdurasi 18 detik dan 30 detik," ujar sumber, Senin (25/12). Rekaman yang beredar memperlihatkan gerombolan pemotor yang melaju kencang dari angle berbeda. Terdengar juga suara knalpot yang keras. Tiba-tiba, ada pemotor yang diduga bersenggolan dengan motor lain sampai terpental.
Lalu, motor-motor di belakangnya pun tak bisa menghindar dan terjadi tabrakan beruntun. Setalah insiden ini, para pengendara yang terlibat kecelakaan itu bergegas membangunkan kendaraannya untuk melanjutkan perjalanan. Belum diketahui berapa jumlah korban yang alami kecelakaan dan bagaimana kondisi mereka.
Dikonfirmasi mengenai kejadian itu, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi belum bisa memberikan keterangan. Pihaknya masih berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polresta Denpasar terkait masalah ini. "Masih kami koordinasikan," jawabnya singkat.
Diberitakan sebelumnya, aksi speeding pernah ramai dilakukan di jalanan Bali. Ironisnya, aksi itu disebut-sebut banyak memakan korban. Sampai-sampai ada tagar "Bali Berduka" yang berseliweran di jagat maya, mulai dari Tiktok, Instagram, hingga WhatsApp pada Sabtu (11/11).
Tagar tersebut disertai dengan berbagai tayangan video kelompok pemuda yang mengalami kecelakaan saat sedang kebut-kebutan. Ada juga foto-foto korban yang tergeletak bersimbah darah di jalan dan yang dievakuasi oleh petugas.
Sehingga, masalah tersebut menjadi perhatian serius bagi Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar dan Kepolisian Sektor (Polsek) Denpasar Selatan waktu itu. Aparat sampai melakukan razia besar-besaran dan mengamankan ratusan sepeda motor yang diduga hendak adu cepat di kawasan Serangan, Denpasar Selatan. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana