TABANAN, BALI EXPRESS- KPU Tabanan, Bali sudah selesai melakukan proses penyortiran dan pelipatan surat suara Pilpres 2024, Minggu, 24 Desember 2023.
Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra menyebutkan bahwa dari 380.524 surat suara yang diterima, ditemukan sebanyak 1.999 rusak.
KPU Tabanan menemukan kerusakan paling banyak karena surat suara buram.
"Tinta cetakan yang buram, menjadi temuan terbanyak pada proses penyortiran surat suara ini,” jelas Suwitra.
Selain itu ada juga tinta yang terlalu tebal hingga tembus dan aja juga ditemukan surat suara yang robek,” tambahnya.
Selain surat suara yang rusak, temuan lainnya adalah jumlah surat suara di box yang kurang yakni mencapai 2.206 lembar.
Adapun setiap box berisi 2.000 lembar surat suara. “Sehingga total surat suara pilpres yang harus disediakan penyedia sejumlah 4.205 lembar,” lanjutnya.
Suwitra menjelaskan, surat suara yang rusak dan kurang ini selanjutnya akan dilaporkan ke penyedia untuk dicetak ulang.
Khusus untuk surat suara rusak, nantinya akan dimusnahkan dengan cara dibakar dan dilaporkan ke KPU pusat.
Baca Juga: Charity Day Fun Latte Art Championship Libatkan Barista se-Bali
Pemusnahan ini akan dilakukan secara terbuka dan dibuatkan berita acaranya untuk dikirimkan ke KPU RI.
"Untuk surat suara yang rusak ini, nanti akan kami musnahkan dan dibuatkan berita acaranya dan disaksikan oleh aparat dari kepolisian, kejaksaan, Bawaslu," tambahnya.
Proses penyortiran dan pelipatan surat suara di Kabupaten Tabanan ini dimulai pada 22 Desember 2023.
Sebanyak 80 orang masyarakat dilibatkan dalam proses penyortiran dan melipat surat suara di Gudang Logistik KPU Tabanan, jalan Bypass Ir. Soekarno Tabanan. (*)
Editor : I Made Mertawan