BADUNG, BALI EXPRESS - Kejadian tragis dialami dua orang wanita bule yang sedang berlibur di Bali. Mereka diancam menggunakan senjata tajam (sajam) oleh oknum sopir saat naik taksi.
Insiden itu mereka videokan dan tengah viral di media sosial pada awal 2024 ini.
Usut punya usut, kedua bule disinyalir asal Amerika Serikat itu diancam, diduga lantaran tak sepakat soal tarif dengan oknum sopir tersebut.
Belum diketahui kapan pastinya insiden itu terjadi. Sementara lokasi kejadiannya terpantau dari video yang beredar tepat di Jalan Kayu Aya, depan Hotel The Legian Seminyak, Kuta, Badung.
Terlihat dalam video berdurasi 3 menit 16 detik tersebut, dari awal bule tersebut sudah ingin keluar dari mobil taksi yang melaju dari selatan ke utara di sepanjang Jalan Kayu Aya, sambil mengatakan akan pergi ke kantor polisi.
"Let us out (biarkan kami keluar), go to the police (pergi ke polisi," ucap salah satu bule wanita.
Ternyata saat itu mereka sedang tidak sepakat soal tarif dengan si sopir taksi yang wajahnya terpampang jelas dalam rekaman.
Si bule ingin membayar sebesar Rp 50 ribu, sedangan si sopir menolak keras dan meminta bayaran 50 USD atau sekitar Rp 775 ribu.
Mendengar penolakan dari sopir, kedua bule yang belum diketahui identitasnya itu pun terus berteriak meminta dibiarkan keluar dari mobil.
"Let us out please (biarkan kami keluar), you did not even bring us to our location (kamu bahkan tidak membawa kami ke lokasi kami)," tambahnya.
Si sopir taksi juga tetap tak membiarkan kedua turis wanita asal Negeri Paman Sam itu keluar, dan mencoba bernegosiasi lagi.
Pria itu meminta sejumlah uang dan akan membawa kedua penumpang itu menuju Potato Head. Namun karena sudah kepalang takut, kedua bule tetap ingin keluar.
Mereka histeris berteriak minta tolong sambil menggedor-gedor pintu mobil yang terkunci rapat. Mereka juga mengatakan akan memanggil polisi atau Kedutaan Besar Amerika Serikat jika hal itu terus berlanjut.
Ironisnya hal itu justru membuat emosi sopir memuncak dan melayangkan pukulan ke arah bule tersebut.
"Help! Are you trying to hit us (Tolong! kamu coba memukul kami?)," tanya sang turis.
Karena keadaan semakin mencekam, akhirnya kedua wanita ini mengatakan akan memberikan uang asalkan dibiarkan keluar oleh sopir.
Akan tetapi, ketika bule sudah menyerahkan sejumlah uangnya, oknum sopir masih saja meminta lebih.
Bahkan dia mengeluarkan senjata tajam dari dashboard mobil untuk mengancam kedua bule itu dengan gestur menggorok leher.
Lalu, bule yang takut akan keselamatan dirinya itu menyerahkan hampir semua uang yang mereka bawa. Pada akhirnya sopir memberhentikan taksi di depan The Legian Seminyak dan membiarkan mereka keluar.
Kedua bule ini pun bergegas keluar sambil berteriak minta tolong sekencang-kencangnya.
Mereka sempat merekam plat nomor kendaraan taksi itu yakni DK 1841 AAX. Setelah itu sopir bergegas kabur, sedangkan korban menyampaikan peristiwa mengerikan yang baru saja mereka alami kepada sekuriti hotel.
"That guy threatened us with a knife (laki laki itu mengancam kami dengan pisau," tandasnya.
Bali Express Jawa Pos Grup sempat mengkonfirmasi Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono terkait kejadian ini lantaran sebelumnya lokasi peristiwa belum bisa bisa dipastikan.
Dia pun membenarkan bahwa lokasinya di Kuta. "Kami sudah lakukan penyelidikan, ternyata TKP-nya masuk wilayah hukum Polresta Denpasar," ucapnya.
Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan Polresta Denpasar untuk melaksanakan penyelidikan lebih lanjut. Pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku pengancaman itu dan kini sedang diburu keberadaannya.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi yang dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan terkait masalah ini.
Editor : Nyoman Suarna