BADUNG, BALI EXPRESS - Pencarian terhadap seorang remaja 14 tahun asal Uzbekistan berinisial B yang hilang terseret arus Pantai Kuta, Badung, Bali pada Kamis 4 Januari 2024 membuahkan hasil.
Sayangnya, remaja yang terseret arus Pantai Kuta itu ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) I Wayan Suwena menerangkan, Tim SAR gabungan menemukan korban terseret arus sekitar pukul 17.10 Wita.
Korban ditemukan di tengah laut. "Korban terapung-apung dan dalam keadaan meninggal dunia di seputaran lokasi ia terseret arus (8°42.977'S-115°10.032'E)," ucap Suwena.
Tim Balawista yang menggunakan rubber boat lantas mengevakuasi korban ke tepi pantai.
Tim Search and Rescue Unit (SRU) darat pun segera merapat untuk melaksanakan evakuasi jenazah B menuju RSUP Prof IGNG Ngoerah menggunakan ambulans Balawista.
"Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Balawista Badung, Polsek Kuta dan masyarakat setempat," pungkasnya.
Remaja itu terseret arus berawal ketika datang ke pantai bersama satu orang lainnya.
Hanya saja satu orang tersebut bisa selamat, sedangkan turis remaja tersebut tenggelam dan hilang.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) yang memperoleh informasi kejadian ini pun mengerahkan 13 personel menuju ke lokasi.
SRU dibagi menjadi dua, ada yang melakukan pencarian di laut, serta ada yang menyisir di daratan.
Personel yang ada di laut, mencari mulai dari Pantai Kelan menggunakan dua unit jetski dan satu unit rubber boat.
Petugas juga dibantu dengan drone thermal dan alat deteksi bawah permukaan air (Aqua Eye). (*)
Editor : I Made Mertawan