DENPASAR, BALI EXPRESS - Sebagai upaya menekan kemacetan, Pemkot Denpasar berencana membangkitan operasional angkutan kota (angkot).
Wacana mengaktifkan angota inipun disambut positif oleh berbagai pihak. Salah satunya Dinas Perhubungan Provinsi Bali.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali IGW Samsi Gunarta mengingatkan, pengaktifan kembali angkot di seputar Kota Denpasar agar memerhatikan kualitas layanan serta konektivitas jalur.
“Tentu saja harus diperhatikan kualitas layanan dan kemudian juga konektivitasnya dengan trayek-trayek angkutan umum yang lebih besar maka konektivitasnya mesti diperhatikan, saya kira itu positif lah kalo mengarah ke angkutan umum,” ucap Samsi, Jumat, 19 Januari 2024.
Menurut Samsi, selama ini sebetulnya angkot tidak sepenuhnya menghilang.
Namun kelihatannya banyak angkot yang tidak diremajakan sehingga tidak memenuhi syarat jalan untuk di jalan raya.
Dinas Perhubungan Bali juga membagikan data jumlah angkutan umum di Bali, di antaranya Angkutan Antar Jemput Dalam Provinsi (AJDP) tahun 2024 sebanyak 20 angkutan.
Baca Juga: Terungkap Identitas Mayat Perempuan yang Ditemukan di Teluk Prapat Agung Buleleng Bali
Angkutan Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) tahun 2024 sebanyak 389 angkutan.
angkutan taxi sebanyak 3.155 dan angkutan sewa khusus tahun 2024 sebanyak 10.465 angkutan.
Seperti diketahui sebelumnya, Pemkot Denpasar kembali merancang untuk membangkitkan angkot.
Kepala Dianas Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sariawan mengatakan, Pemkot Denpasar berkomitmen untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
Di samping mengurangi kepadatan lalu lintas juga mengurangi polusi udara dan meminimalkan resiko kecelakaan di jalan. (*)
Editor : I Made Mertawan