TABANAN, BALI EXPRESS- Meskipun harga tiket masuk ke Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, Tabanan, secara resmi sudah naik sejak 1 Januari 2024, namun kondisi tersebut diakui pengelola DTW tidak berdampak pada jumlah kunjungan wisatawan.
Asisten Manajer DTW Tanah Lot, I Putu Toni Kurniawan, menyebut kunjungan wisatawan tetap normal meskipun harga tiket naik. Per hari dikatakan Toni, jumlah kunjungan masih stabil di angka 5ribu sampai dengan 6 ribu kunjungan.
"Sampai saat ini, kunjungan wisatawan ke Tanah Lot masih stabil, meskipun harga tiket secara resmi naik. Ini karena kami sudah melakukan sosialisasi kepada travel agent yang bekerjasama dengan kami," jelasnya Minggu (21/1).
Untuk jumlah kunjungan wisatawan ke DTW Tanah Lot, per Minggu (21/1), mencapai 6.157 orang yang terdiri dari , 1.486 orang turis mancanegara dan 4.671 orang turis domestik, yang sebagian besar terdiri dari rombongan ziarah dan rombongan karyawisata.
Untuk asal wisatawan sendiri, diakui Tony, untuk turis domestik didominasi dari Jawa Tengah. Sementara, dari mancanegara kebanyakan turis Eropa dan India. "Sedangkan untuk wisatawan Tiongkok masih belum banyak, meski sudah ada yang datang dalam group besar.
Sementara itu, untuk mengantisipasi kecelakaan karena kondisi cuaca yang saat ini memasuki musim angin kencang, Toni menjelaskan pihaknya sudah melakukan upaya antisipasi. Salah satunya adalah dengan rutin memberikan peringatan kepada wisatawan terkait kondisi cuaca supaya wisatawan lebih berhati-hati dan tidak mendekati kawasan berbahaya.
"Selain itu, kamu juga patroli bersama dengan balawista dan Satpolair Polres Tabanan juga kami intensifkan, sehingga bisa memberikan pertolongan dengan cepat jika terjadi kecelakaan," tambahnya. (*)