GIANYAR, BALI EXPRESS- Sebuah truk muat paving mengalami kecelakaan di Jalan Jagaraga, wilayah Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, Selasa, 30 Januari 2024.
Kecelakaan sekitar pukul 14.00 Wita itu terjadi berawal ketika truk tersebut gagal melewati tanjakan curam.
Truk dengan nomor polisi AE 8389 NE itu pun sulit dikendalikan oleh sopir Mohamad Abdul Karim, 28, hingga tiba-tiba mundur dengan laju yang cukup kencang hingga terjadi kecelakaan.
Satu unit mobil Daihatsu Terios yang berada di belakang terpaksa harus jadi bantalan.
Terios yang dikemudikan oleh I Nyoman Darmawan, 45, ini pun tertimpa truk. Bagian samping kiri mobil ringsek dihimpit bodi truk penuh muatan.
Tidak ada korban jiwa dari kecelakaan tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, mengingat mobil Terios yang biasa dipergunakan antar jemput wisatawan itu baru dibeli oleh Nyoman Darmawan Juli 2023.
Nyoman Darmawan mengaku sudah curiga melihat kendaraan ruk yang melaju di depannya bakal tak kuat nanjak.
Sehingga Darmawan menjaga jarak aman dengan truk sekira sejauh 10 meter.
Namun sayang, dirinya tak bisa mundur lebih jauh lantaran ada relatif banyak kendaraan roda dua maupun roda empat di belakangnya.
“Truk tiba-tiba mundur, saya panik. Mundur gak bisa, menghindar gak bisa akhirnya kena,” ungkapnya.
Terios yang mengangkut 4 orang wisatawan asing asal Australia itu ringsek ke kiri jalan.
Dua kendaraan ini pun berhimpitan, nyaris saja masuk jurang. Saat kejadian, wisatawan yang bersamanya sempat kaget dan berteriak.
Seluruhnya selamat dari maut. “Tidak ada yang luka, cuma mereka kaget. Kami keluarnya dari pintu kanan,” jelasnya.
Sopir truk, Abdul Karim mengatakan truk yang dikemudikan sejatinya hampir tiba di jalan datar wilayah Desa Celuk.
Sayangnya setiba di tanjakan simpang tiga Jagaraga, tiba-tiba truk tak kuat nanjak.
“Direm gak bisa, pas truk mundur langsung banting kiri. Kena mobil di belakang,” ungkapnya.
Karim mengaku sudah biasa melewati tanjakan curam ini. Muatan paving yang dibawa merupakan material sisa dari bongkaran sebuah toko moderen di Ubud.
Rencananya sisa material tersebut akan dibuang ke daerah Pemogan, Denpasar. “Sudah 5 kali saya lewat sini bawa muatan, tumben ini kejadian,” ujarnya
Karim memastikan kendaraan truk yang dikemudikan sebelum kecelakaan ini dalam keadaan sehat.
Karena itu, ia pun mantap mengangkut puing material melintasi TKP yang terkenal dengan tajakannya yang curam.
“Kendaraan saya sehat. Tapi pas di tanjakan tiba-tiba mati, lalu mundur dan mengenai mobil (Terios) di belakang,” ujarnya.
Ia pun mengaku bersyukur lantaran di sisi jalan terdapat besi pembatas. Sebab jika tidak, dipastikan ia dan kendaraan di belakangnya akan terjun bebas ke jurang dengan kedalaman sekitar 9 meter itu.
Karim saat kejadian bersama 2 rekannya yang duduk di depan dan seorang di atas material.
“Saya selamat, pengendara di belakang juga selamat, tidak ada luka. Cuma kendaraan yang rusak,” ujarnya. (*)
Editor : I Made Mertawan