Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

World Water Forum di Bali Dibuka Tepat Tumpek Uye, Targetkan 30 Ribu Peserta dari 172 Negara 

Rika Riyanti • Rabu, 31 Januari 2024 | 23:00 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya (kanan) mendatangi Pantai Melasti, salah satu venue  World Water Forum (WWF), Selasa, 30 Januari 2024.
Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya (kanan) mendatangi Pantai Melasti, salah satu venue  World Water Forum (WWF), Selasa, 30 Januari 2024.

BADUNG, BALI EXPRESS - Bali akan menjadi tuan rumah perhelatan internasional The 10th World Water Forum (WWF).

World Water Forum berlangsung pada 18-24 Mei 2024. Lokasi yang digadang-gadang menjadi salah satu venue yakni Pantai Melasti, Ungasan, Kuta Selatan, Badung.

Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya mendatangi Pantai Melasti pada Selasa, 30 Januari 2024 sore untuk meninjau langsung beberapa spot ikonik dari kawasan pantai.

Pantai ini acapkali digunakan sebagai tempat untuk kegiatan upacara melasti/penyucian diri oleh warga sekitar yang biasanya dilakukan menjelang perayaan Hari Raya Nyepi,  antara lain Anjungan Watu Gangga yang digunakan sebagai tempat upacara agama oleh masyarakat setempat, dan sebagai sarana pemecah ombak.

Menurut Mahendra, kawasan Pantai Melasti jadi lokasi yang sangat cocok untuk menjadi salah satu venue utama ajang yang akan menghadirkan delegasi dari hampir 200 negara tersebut. 

“Ditambah kita juga akan melaksanakan upacara sesuai kearifan lokal kita yang bertepatan dengan hari Tumpek Uye, dan kita ingin para delegasi turut menyaksikan langsung upacara tersebut,” katanya.

“Kita harapkan juga masyarakat bisa ikut serta. Mendoakan bersama agar gelaran WWF ini berjalan dengan baik, lancar serta bermanfaat bagi alam Bali,” imbuhnya.

Acara pembukaan sendiri dilaksanakan pada 18 Mei 2024 bertepatan dengan hari baik menurut kearifan lokal Bali yaitu Tumpek Uye, yang merupakan pelaksanaan upacara Danu Kerthi.

Mengangkat tema “Water for Shared Prosperity” atau “Air untuk Kemakmuran Bersama”, pertemuan ke-10 WWF menargetkan peserta 30.000 orang dari 172 negara. 

WWF merupakan kegiatan pertemuan internasional terbesar di bidang air yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Bali secara resmi diputuskan sebagai tuan rumah pada WWF ke-9 di Dakar, Senegal pada 19 Maret 2022, dengan perolehan 30 dari total 36 suara Dewan Gubernur (Board of Governors) World Water Council.

Lewat proses tematik, politik, dan regional yang berlangsung diharapkan akan muncul inisiasi dan ide-ide yang akan dibahas lebih lanjut pada World Water Forum ke-10 Bali yang digelar Mei 2024. 

Pengecekan langsung di Pantai Melasti oleh  Mahendra juga didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali I Made Teja, Kepala Dinas PUPR Bali Nusakti Yasa Weda, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Gede Arya Sugiartha, Kepala Biro Pemkesra I Ketut Sukra Negara serta Kepala Biro Umum dan Protokol I Wayan Budiasa. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #wwf #pantai melasti #hindu #tumpek uye #World Water Forum