Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Banjir Lumpur Terjang Wilayah Kubu Karangasem, Sepeda Motor Terendam, Jalan seperti Sungai

I Wayan Adi Prabawa • Minggu, 11 Februari 2024 | 14:26 WIB
Banjir yang terjadi di wilayah Banjar Dinas Darmawinangun, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali, Sabtu 10 Februari 2024.
Banjir yang terjadi di wilayah Banjar Dinas Darmawinangun, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali, Sabtu 10 Februari 2024.

KARANGASEM, BALI EXPRESS – Hujan mengguyur wilayah Kabupaten Karangasem, Bali,  Sabtu, 10 Februari 2024.

Kondisi ini membuat terjadi banjir bercampur material lumpur dan pasir, salah satunya di balai banjar milik Banjar Dinas Darmawinangun, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Karangasem.

Informasi yang didapat Bali Express (Jawa Pos Group), di balai banjar tersebut terdapat sekelompok pemuda yang sedang beraktivitas membuat ogoh-ogoh.

Mereka sempat panik melihat situasi banjir meluap dari bantaran Tukad Menala dan menerobos masuk ke areal balai banjar. 

Kondisi ini membuat sejumlah sepeda motor yang terparkir di halaman balai banjar sempat terendam banjir.

Bahkan, satu unit sepeda motor terbenam sepenuhnya. “Untuk dampak terhadap rumah warga belum kami ketahui jumlahnya karena saat ini aliran masih cukup deras. Saat ini kami masih melakukan penggalian terhadap sepeda motor yang terbenam material banjir dihalaman balai banjar,” ujar Kepala Wilayah Banjar Dinas Darmawinangun I Nyoman Oka.

Selain di Darmawinangun, banjir juga terjadi di wilayah Banjar Dinas Daye, Desa Ban, Kecamatan Kubu.

Bahkan jalanan di sana seperti berubah menjadi sungai karena derasnya aliran air.

Baca Juga: Tanggapan Teco Cugurra setelah Bali United Merosot Dua Tingkat

Kondisi ini membuat sejumlah pengendara sulit untuk melintas di wilayah tersebut.

Perbekel Ban I Gede Tamu Sugiantara menyebut peristiwa seperti ini sudah sering terjadi ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Pasalnya air yang berada di sungai meluap ketika hujan deras. “Hal seperti ini rutin terjadi di wilayah Banjar Dinas Daya setiap terjadi hujan deras. Karena aliran air kebanyakan mengalir ke jalanan,” jelas Tamu.

Hujan yang mengguyur dikatakan sudah mulai terjadi sejak siang hari. Dengan kondisi seperti ini dikatakan cukup mengganggu aktivitas masyarakat.

“Ketinggian air kurang lebih 20 cm. Namun cukup mengganggu aktivitas masyarakat yang terdampak. Terutama yang rumahnya ada di pinggir jalan,” imbuhnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #karangasem #banjir