TABANAN - TABANAN, BALI EXPRESS- Ardiansyah Saputra, 13, siswa Pelajar MTs Kelas 7 Al-Amin, Tabanan ditemukan tewas tenggelam di Dam Sungai Tukad Yeh Panaan sebelah selatan BTN Puskopad 2 Banjar Jadi Desa Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri kabupaten Tabanan.
Kapolsek Kediri, Kompol Ni Komang Sri Subakti, menjelaskan, korban dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah tiga teman korban yang pergi bersama ke Dam Tukad Yeh Panaan untuk mandi pada Rabu (15/2) sekitar pukul 09.00 wita.
"Sebelum tenggelam korban bersama tiga orang temannya berencana untuk bermain bola dan melewati Dam Demung aliran Tukad Yeh Panaan lalu korban mengajak ketiga temannya untuk mandi di sekitar Dam," jelasnya.
Ketika hendak turun ke sungai untuk mandi, teman korban yang bernama Nasrul sambil berdiri di pinggir sungai, sempat bertanya apakah korban bisa berenang, dan dijawab bisa oleh korban. kemudian korban sambil berlari melompat ke sungai. Ketika sudah di dalam air, Nasrul melihat korban panik seperti orang yang tidak bisa berenang.
Karena melihat korban dalam keadaan panik, tiga orang teman korban berusaha untuk menolong korban dengan cara menjulurkan bambu dari pinggir Dam. Namun usaha tersebut tidak berhasil, hingga akhirnya korban hilang dan tenggelam.
"Melihat hal tersebut, ketiga teman korban langsung meminta tolong kepada warga di sekitar Dam dan menghubungi orang tua korban yang berada sedang berada di rumah korban yang jaraknya sekitar 2 kilometer dari lokasi tenggelamnya korban," lanjutnya.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, pihak kepolisian disebutkan Kompol Subakti bersama dengan Personil Satuan Polairud Polres Tabanan bersinergi dengan Personil Polsek Kediri, Polsek Tabanan, Basarnas Denpasar, BPBD Kab. Tabanan, Bhuana Bali Rescue, Pihak Keluarga dan Warga Masyarakat melaksanakan Pencarian dan Penyisiran di Pinggir Tukad Yeh Panaan Kediri Tabanan.
Proses pencarian dilakukan selama tiga jam lebih dengan menggunakan peralatan Aqua Eye yang bertujuan untuk mendeteksi keberadaan tubuh korban. Hingga akhirnya pukul 14.00 wita, korban ditemukan dalam keadaan tidka bernyawa di saluran air Dam Tukad Panaan dengan menggunakan celana pendek berwarna hitam, dua meter dari lokasi korban pertama kali melompat ke dalam air.
Setelah proses evakuasi oleh tim, atas permintaan pihak keluarga Jenazah Korban di bawa ke Rumah Duka BTN Griya Mulitjadi Banjar Jadi Desa Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan.
"Jenazah langsung di bawa ke musholla di BTN Griya Mulitjadi Banjar Jadi Desa Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan untuk selanjutnya disholatkan dan langsung dikuburkan di pemakaman," tambah Kompol Subakti. (*)