Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Lari dari Kejaran Begal, Dua Orang Pemotor di Banjarangkan Masuk Rumah Warga, Begini Kronologinya

I Dewa Gede Rastana • Rabu, 21 Februari 2024 | 15:37 WIB
MASUK RUMAH WARGA : Tangkapan layar video yang memperlihatkan dua orang pemotor yang menyelamatkan dari dari begal di Jalan Raya Tusan-Bakas, Klungkung.
MASUK RUMAH WARGA : Tangkapan layar video yang memperlihatkan dua orang pemotor yang menyelamatkan dari dari begal di Jalan Raya Tusan-Bakas, Klungkung.

KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – Lagi-lagi percobaan pembegalan terjadi di wilayah Kecamatan Banjarangkan. Informasi ini pun beredar di media sosial dan membuat masyarakat was-was.


Informasi di lapangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa itu terjadi Selasa (21/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WITA. Dimana dua orang premotor masing-masing seorang perempuan dan laki-laki ketika melintas di Jalan Umum Tusan-Bakas, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, tiba-tiba dihentikan oleh begal tepatnya di utara Desa Tusan atau di dekat Kantor J&T Express.

 


Namun kedua pemotor tetap tancap gas dan dikejar oleh begal yang jumlahnya 2 orang dan membawa senjata tajam jenis parang hingga ke Gudang Bulog yang ada di Desa Bakas. Untuk menyelamatkan diri kedua pemotor masuk ke rumah warga sehingga terlepas dari kejaran para begal.

 


Hal itu pun membuat pemilik rumah terkejut dan setelah mendengarkan cerita dari kedua pemotor, pemilik rumah kemudian mencoba menenangkan keduanya karena keduanya ketakutan dan gemetar. “Dan setelah ditanyai, pemotor yang perempuan mengaku berasal dari Desa Nyalian dan yang laki-laki berasal dari Desa Bungbungan. Jadi kebetulan saat kejadian kedua melintas di TKP beriringan,” ujar salah seorang sumber di TKP.

 


Atas peristiwa tersebut, kedua pemotor kemudian dijemput oleh orang tua masing-masing ke rumah warga tersebut. Informasi itu pun kemudian dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Nyalian yang diteruskan ke Perbekel Desa Nyalian.

 


Dikonfirmasi terpisah, Perbekel Desa Nyalian Cokorda Mahaputra membenarkan perihal informasi tersebut. Meskipun pihaknya belum bisa memastikan apakah korban merupakan warga Desa Nyalian atau bukan.

 


“Infonya saya terima tadi pagi dari Bhabinkamtibmas. Menurut info salah satunya memang warga kami, tapi kami belum sempat mengecek keadaan korban berhubung dari ini kami ada undangan pertemuan,” tegasnya.

 


Ia pun membenarkan jika saat kejadian kedua korban berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke rumah salah satu warga. “Warga yang rumahnya didatangi oleh korban kemudian membuat video yang diteruskan kepada Bhabinkamtibmas kemudian diteruskan lagi ke saya. Untuk lokasi rumah warga itu juga kami belum tahu, tapi sepertinya di daerah Desa Bakas,” tandasnya. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#begal #korban #pemotor #Menyelamatkan Diri #rumah warga #klungkung