Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kasus Pencurian Motor di Tabanan Bali: Parkir di Garasi Rumah, Honda Vario Raib

IGA Kusuma Yoni • Kamis, 22 Februari 2024 | 15:34 WIB

 

Polisi melakukan TKP kasus pencurian sepeda motor di Jalan Teratai wilayah Desa Dauh Peken, Tabanan, Bali, Rabu, 21 Februari 2024.
Polisi melakukan TKP kasus pencurian sepeda motor di Jalan Teratai wilayah Desa Dauh Peken, Tabanan, Bali, Rabu, 21 Februari 2024.

TABANAN, BALI EXPRESS- Kasus pencurian kembali mengejutkan warga Desa Dauh Peken, Kabupaten Tabanan, Bali.

Satu unit motor Honda Vario 160 warna hitam DK 5683 GBG hilang tanpa jejak. Pencurian tersebut terjadi di garasi milik korban, I Gede Made Yuliana yang beralamat di Jalan Teratai GG XV/03, Desa Dauh Peken.

Kapolsek Tabanan Kompol I Nyoman Sumantara membenarkan kasus pencurian tersebut.

Adapun modus operandi pelaku diakuinya sangat sederhana. Pelaku dengan mudah masuk ke halaman rumah korban karena pintu gerbang tidak terkunci. 

"Kronologis kejadian dimulai pada Selasa 20 Februari 2024 sekitar pukul 19.00 Wita, saat anak korban, I Gede Putu Adi Wisnu Pramana memarkir sepeda motor Honda Vario di garasi rumah. Sayangnya, posisi motor tidak terkunci baik badan maupun stang," jelas Sumantara, Rabu, 21 Februari 2024.

Kejadian pencurian ini, diketahui korban pada Rabu sekitar pukul 05.00 Wita. Korban yang baru bangun tidur bermaksud untuk memasak dan membeli gas elpiji terkejut saat menemukan sepeda motor tersebut sudah tidak ada di garasi.

Awalnya, korban mengira anaknya menggunakan sepeda motor, namun setelah dicek, anak korban masih tertidur di dalam kamar.

Melihat sepeda motor hilang, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tabanan.

Pelaku diyakini dengan mudah memasuki halaman rumah karena pintu gerbang tidak terkunci, dan kunci kontak atau remote cadangan motor ditemukan ada pada dasboard di bawah stang motor.

"Setelah menerima laporan, anggota kami langsung mengecek ke TKP. Saat ini kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan masih dalam penyelidikan," lanjutnya.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp29,5 juta.

"Dengan adanya peristiwa ini, kami berharap ini menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap tindak kejahatan dan meningkatkan keamanan rumah, terutama dalam mengunci pintu gerbang," tambahnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #pencurian #tabanan