Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kembali Terjadi, Ogoh-Ogoh di Badung Hangus, Diduga Sengaja Dibakar OTK saat Galungan

Putu Resa Kertawedangga • Jumat, 1 Maret 2024 | 15:08 WIB

 

   Kondisi ogoh-ogoh di Balai Banjar Bumi Mekar Sari, Dalung Permai, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara setelah dibakar OTK, Rabu, 28 Februari 2024.
  Kondisi ogoh-ogoh di Balai Banjar Bumi Mekar Sari, Dalung Permai, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara setelah dibakar OTK, Rabu, 28 Februari 2024.

BADUNG, BALI EXPRESS - Ogoh-ogoh milik sekaa teruna (ST) di Perumahan Dalung Permai, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali kembali ditemukan hangus terbakar, Rabu, 28 Februari 2024.

Ogoh-ogoh di Banjar Bumi Mekar Sari ini diduga sengaja dibakar oleh orang.

Setelah kejadian ini sudah ada dua ogoh-ogoh yang terbakar hingga menyisakan rangka saja.

Berdasarkan informasi yang dirangkum, ogoh-ogoh milik ST Kertha Winangun ini hampir rampung. Ogoh-ogoh tersebut pun tinggal finishing.

Seluruh bentuk dari ogoh sudah lengkap. Lokasi penempatannya di Banjar Bumi Mekar Sari yang bersebelahan dengan Banjar Bhuana Asri.

Sebelumnya ogoh-ogoh di banjar tersebut juga diduga dibakar oleh orang tak dikenal (OTK).

Lurah Kerobokan Kaja IGAN Marhaena Yasana Putra membenarkan kasus pembakaran ogoh-ogoh kembali terjadi di Dalung Permai.

Ogoh-ogoh tersebut pun diduga sengaja dibakar rentang pukul 14.00-15.00 Wita.

“Kemarin (Rabu) sore jam 17.00 saya dibuhungi Kepala Lingkungan Bumi Mekar Sari, perihal terbakarnya Ogoh-ogoh ST Kertha Winangun,” ujar Gung Marhaena, Kamis, 29 Februari 2024.

Menurutnya, ogoh-ogoh tersebut dibakar pada saat kondisi balai banjar sepi.

Kebetulan saat itu turun hujan dan warga banyak yang merayakan Hari Raya Galungan di kampung halaman.

“Situasi sepi karena banyak warga sedang pulang kampung merayakan atau sembahyang Hari Raya Galungan di kampung halaman masing-masing,” ungkapnya.

Atas adanya kejadian tersebut, pihaknya mengaku telah melaporkan ke Polsek Kuta Utara. Pihaknya bersama dengan Kapolsek Kuta Utara juga telah turun ke lokasi.

Lebih lanjut Gung Marhaena mengimbau, sekaa teruna agar tidak terprovokasi atas adanya kejadian tersebut.

Tyang (saya) sudah mengimbau kepada para pemuda untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, tetap menjaga situasi lingkungan agar tetap kondusif dan menyerahkan penyelesaian kasus ini kepada pihak berwajib. Serta mengimbau agar balai banjar yang ada di wilayah Kerobokan Kaja agar dipasang CCTV untuk mengantisipasi adanya kejadian serupa,” imbuhnya. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #ogoh-ogoh #galungan #badung